Bisnis

AC Milan — Rossoneri Dipermalukan Benfica Dua Gol Tanpa Balas

Gema peluit panjang dari wasit menandai malam kelam bagi publik Stadion San Siro, Milan. Ribuan pendukung tuan rumah terdiam membisu saat papan skor mengun

AC Milan — Rossoneri Dipermalukan Benfica Dua Gol Tanpa Balas

Gema peluit panjang dari wasit menandai malam kelam bagi publik Stadion San Siro, Milan. Ribuan pendukung tuan rumah terdiam membisu saat papan skor mengunci angka 0-2 untuk kemenangan tim tamu, Benfica, dalam lanjutan laga fase grup Liga Europa yang berlangsung pada Kamis (17/9/2026) dini hari WIB. Hasil mengecewakan ini menjadi pukulan telak bagi skuat Rossoneri yang tampil tanpa arah di hadapan pendukungnya sendiri.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk AC Milan dalam mengarungi kompetisi antarklub Eropa musim ini. Berharap mampu mengamankan poin penuh di kandang, tim raksasa Italia itu justru tampil tertekan dan kesulitan mengimbangi pergerakan cepat para pemain Benfica sepanjang 90 menit pertandingan.

Dominasi Taktis Elang Lisbon di San Siro

Sejak awal babak pertama, Benfica langsung mengambil inisiatif serangan dengan menerapkan taktik penekanan tinggi (high pressing). Strategi ini sukses membuat barisan pertahanan AC Milan kewalahan dan berulang kali melakukan kesalahan mendasar dalam mengalirkan bola. Keunggulan Benfica tercipta melalui skema serangan balik kilat yang gagal diantisipasi oleh lini belakang tuan rumah.

Meskipun AC Milan berusaha bangkit di babak kedua dengan memasukkan beberapa penyerang segar, rapatnya barisan pertahanan Benfica membuat setiap usaha Rossoneri selalu menemui jalan buntu. Statistik pertandingan menunjukkan perbedaan efektivitas yang sangat mencolok di antara kedua tim.

Parameter Pertandingan AC Milan Benfica
Penguasaan Bola (%) 56% 44%
Tembakan Tepat Sasaran 3 8
Gol Akhir 0 2
Akurasi Umpan 82% 87%

Kekecewaan Mendalam dan Evaluasi Total

Rasa frustrasi terlihat jelas dari raut wajah para pemain AC Milan begitu laga usai. Beberapa pemain tampak tertunduk lesu di tengah lapangan sambil mendengarkan siulan cemoohan dari tribun penonton. Ekspektasi tinggi yang diusung sebelum laga berubah menjadi mimpi buruk yang menuntut perbaikan menyeluruh dari staf pelatih.

"Kami tampil sangat jauh di bawah standar yang seharusnya. Kekalahan di San Siro ini adalah tanggung jawab penuh kami sebagai tim, dan kami harus segera berbenah sebelum situasi semakin memburuk," ujar salah satu pilar senior AC Milan dalam sesi wawancara pascapertandingan.

Sejumlah pengamat sepak bola menilai bahwa kendala utama Rossoneri terletak pada ketiadaan kreativitas di lini tengah. Tim dinilai terlalu bergantung pada individu tertentu, sehingga ketika skema utama diredam, mereka kehilangan opsi serangan yang bervariasi.

Ancaman Nyata di Lanjutan Liga Europa

Kekalahan 0-2 ini menempatkan AC Milan dalam posisi yang mengkhawatirkan di tabel klasemen grup. Untuk menjaga peluang lolos ke fase gugur, Rossoneri kini wajib memenangkan sisa pertandingan yang tersisa dengan margin gol yang meyakinkan.

Beberapa poin penting yang menjadi catatan evaluasi AC Milan meliputi:

  • Lemahnya koordinasi lini belakang saat mengantisipasi transisi cepat lawan.
  • Minimnya efektivitas dalam memanfaatkan peluang emas di depan gawang.
  • Kurangnya intensitas fisik untuk memenangi duel-duel krusial di area tengah.

Manajemen klub diprediksi akan segera menggelar pertemuan internal guna mengevaluasi kinerja tim secara keseluruhan demi mengembalikan AC Milan ke jalur kemenangan pada laga-laga mendatang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS suwandi-tan

Editor Olahraga. Mantan jurnalis olahraga cetak. Meliput Piala Dunia 3 edisi.

Comments (0)

User