Teknologi

Ratu Elizabeth Batalkan Tradisi Natal di Sandringham demi Cegah Covid-19

Ratu Elizabeth II memutuskan untuk tetap berada di Kastil Windsor selama libur Natal tahun ini, membatalkan rencana perjalanan tradisional ke Sandringham,

Ratu Elizabeth Batalkan Tradisi Natal di Sandringham demi Cegah Covid-19

Ratu Elizabeth II memutuskan untuk tetap berada di Kastil Windsor selama libur Natal tahun ini, membatalkan rencana perjalanan tradisional ke Sandringham, Norfolk. Keputusan ini diambil di tengah lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron yang kembali mengancam Inggris.

Istana Buckingham mengonfirmasi pembatalan pertemuan keluarga kerajaan di Sandringham pada Senin (20/12/2021). Menurut para pembantu istana, keputusan tersebut merupakan "pilihan pribadi" sang Ratu dan sebagai "langkah kehati-hatian" demi melindungi kesehatan seluruh anggota keluarga kerajaan.

Lonjakan Kasus Covid-19 di Inggris

Keputusan ini muncul setelah Inggris mencatat lebih dari 90.000 kasus baru Covid-19 dalam sehari. Dua dari tiga hari sebelumnya juga mencatat lonjakan serupa, menandakan penyebaran varian Omicron yang sangat cepat di seluruh wilayah Britania Raya.

Ratu yang kini berusia 95 tahun sebelumnya juga telah membatalkan jamuan makan siang bersama keluarga besar sebagai bentuk kehati-hatian terhadap pandemi dan varian Omicron. Langkah cepat ini menunjukkan keseriusan istana dalam melindungi sang monarki yang masuk dalam kelompok rentan.

"Semua pedoman yang berlaku akan dipatuhi dengan ketat bagi setiap tamu yang berpotensi mengunjungi Ratu selama periode Natal."

Pernyataan ini menegaskan bahwa protokol kesehatan tetap menjadi prioritas utama, meskipun Natal menjadi momen penting bagi keluarga kerajaan untuk berkumpul.

Natal Pertama Tanpa Pangeran Philip

Yang membuat Natal tahun ini semakin mengharukan, ini akan menjadi Natal pertama Ratu Elizabeth tanpa mendiang suaminya, Pangeran Philip, yang meninggal pada April 2021 lalu. Pangeran Philip wafat dalam usia 99 tahun setelah lebih dari tujuh dekade mendampingi sang Ratu.

Keluarga kerajaan Britania Raya memiliki tradisi panjang merayakan Natal dengan berjalan kaki dari perkebunan Sandringham menuju gereja terdekat untuk mengikuti ibadah. Tradisi yang selalu dinanti publik ini harus kembali ditiadakan demi keselamatan bersama.

Dampak Simbolik bagi Publik Inggris

Menteri Kesehatan Inggris, Sajid Javid, sebelumnya menyatakan bahwa varian Omicron kini menyumbang sekitar 60 persen dari total kasus baru di London dan terus meningkat pesat di wilayah lain. Kondisi ini memaksa berbagai institusi, termasuk istana, mengubah rencana akhir tahun.

Pengamat kerajaan menilai keputusan Ratu ini memberikan pesan simbolik kuat kepada publik bahwa bahkan keluarga kerajaan pun tidak kebal terhadap ancaman pandemi. "Ini adalah pesan bahwa keselamatan harus diutamakan di atas tradisi," ujar seorang analis kerajaan kepada media Inggris.

KeteranganData
Total kasus harian90.000+ kasus
Usia Ratu Elizabeth II95 tahun
Lokasi akhir tahunKastil Windsor
Lokasi sebelumnyaSandringham, Norfolk

Dengan lonjakan kasus yang belum menunjukkan tanda-tanda melandai, publik Inggris kini menantikan bagaimana langkah pemerintah selanjutnya dalam menghadapi gelombang Omicron yang kian mengkhawatirkan menjelang akhir tahun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS grace-winata

Reporter Basket. Meliput IBL, NBA, dan basket Asia.

Comments (0)

User