Messi Absen Latihan, Argentina Waswas Jelang Hadapi Inggris

Doha — Tim nasional Argentina dilanda kecemasan besar menjelang laga krusial semifinal Piala Dunia 2026 kontra Inggris. Sang kapten dan ikon sepak bola dun

Messi Absen Latihan, Argentina Waswas Jelang Hadapi Inggris

Doha — Tim nasional Argentina dilanda kecemasan besar menjelang laga krusial semifinal Piala Dunia 2026 kontra Inggris. Sang kapten dan ikon sepak bola dunia, Lionel Messi, secara mengejutkan tidak hadir dalam sesi latihan resmi yang digelar di Aspire Academy Training Complex, Senin (13/7) sore waktu setempat. Ketidakhadiran pemain berusia 39 tahun itu langsung memicu spekulasi liar di kalangan penggemar dan media internasional, mengingat laga melawan The Three Lions hanya berjarak kurang dari 48 jam.

Pelatih kepala Argentina, Lionel Scaloni, terlihat serius dan beberapa kali berdiskusi intens dengan staf medis di pinggir lapangan saat sesi latihan berlangsung. Raut wajah para pemain lain juga tampak berbeda; beberapa di antaranya terlihat sesekali melirik ke arah pintu masuk lapangan, seolah menanti kehadiran sang maestro. Sumber internal federasi menyebutkan bahwa Messi mengalami "ketidaknyamanan fisik ringan" pasca pertandingan perempat final melawan Portugal yang berlangsung sengit dan berakhir dengan kemenangan dramatis Argentina melalui adu penalti.

Kronologi Kejadian: Dari Perempat Final Hingga Absen Latihan

Untuk memahami kekhawatiran ini, penting untuk melihat rangkaian peristiwa yang terjadi dalam beberapa hari terakhir:

  1. Jumat, 10 Juli 2026 — Argentina menghadapi Portugal di babak perempat final. Messi bermain penuh selama 120 menit dan menjadi eksekutor penalti pertama. Ia sempat terlihat memegang paha kirinya usai melakukan sprint di menit ke-105, namun tetap melanjutkan permainan.
  2. Sabtu, 11 Juli 2026 — Sesi pemulihan ringan di hotel tim. Messi menjalani terapi es dan pemijatan, tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda cedera serius.
  3. Minggu, 12 Juli 2026 — Pemeriksaan medis lanjutan dilakukan. Hasil MRI tidak menunjukkan robekan otot, namun tim medis mendeteksi adanya peradangan ringan pada otot hamstring kiri.
  4. Senin, 13 Juli 2026 — Messi tidak muncul di sesi latihan terbuka yang dihadiri media. Pihak federasi menyatakan ia menjalani latihan terpisah di dalam ruangan (indoor recovery session).

Pernyataan Resmi dan Respons Tim

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) merilis pernyataan singkat melalui akun Twitter resmi mereka: "Leo Messi menjalani sesi pemulihan individual hari ini sebagai bagian dari manajemen beban. Keputusan diambil oleh staf pelatih dan medis. Kami tetap optimistis." Pernyataan ini memang sedikit meredakan kecemasan, namun tidak sepenuhnya menghilangkan kekhawatiran karena tidak ada konfirmasi tegas bahwa Messi akan tampil sebagai starter.

Rekan setim Messi, Rodrigo De Paul, saat ditemui wartawan usai latihan, mencoba menenangkan situasi. "Kami semua tahu betapa pentingnya Leo bagi tim ini, tapi kami juga punya skuad yang dalam. Yang terpenting adalah dia fit untuk final, bukan hanya semifinal," ujarnya diplomatis. Sementara itu, Angel Di Maria menambahkan, "Dia sudah bicara dengan kami tadi pagi. Kondisinya baik, hanya perlu sedikit waktu ekstra untuk pemulihan. Saya yakin dia akan ada di lapangan saat pertandingan.

Dampak Potensial Terhadap Taktik dan Mental Tim

Ketidakhadiran Messi, meskipun hanya dalam sesi latihan, membawa implikasi taktis yang signifikan. Scaloni dikenal sangat bergantung pada pergerakan bebas Messi sebagai poros serangan sekaligus playmaker utama. Dalam beberapa laga sebelumnya, bahkan di usia yang hampir menginjak 40 tahun, Messi masih mencatatkan rata-rata 3,2 key passes per pertandingan dan 85% akurasi umpan di Piala Dunia 2026. Statistik tersebut menegaskan betapa vitalnya peran dia dalam skema permainan La Albiceleste.

Jika Messi benar-benar absen atau hanya tampil sebagai pemain cadangan, Scaloni kemungkinan akan mengandalkan formasi 4-4-2 dengan Julian Alvarez dan Lautaro Martinez sebagai duet penyerang, serta Enzo Fernandez yang akan mengambil alih tanggung jawab kreativitas di lini tengah. Namun, secara psikologis, absennya Messi sejak awal bisa menjadi pukulan telak mengingat statusnya sebagai pemimpin spiritual tim.

Di sisi lain, pihak Inggris justru menyikapi kabar ini dengan kewaspadaan tinggi. Manajer Inggris, Frank Lampard, dalam konferensi persnya menegaskan, "Kami mempersiapkan diri menghadapi Argentina dengan Messi, bukan tanpa dia. Saya sudah cukup lama di sepak bola untuk tahu bahwa berita seperti ini sering kali bagian dari permainan psikologis. Kami tidak akan terlena."

Sejarah Cedera dan Manajemen Beban di Usia Senja

Messi bukanlah pemain yang sering absen karena cedera sepanjang kariernya, namun memasuki usia 39 tahun, manajemen beban menjadi hal yang krusial. Selama musim 2025/2026 bersama Inter Miami, ia sudah beberapa kali diistirahatkan dalam pertandingan Major League Soccer (MLS) untuk menjaga kebugarannya menjelang turnamen besar. Strategi serupa tampaknya diterapkan oleh tim medis Argentina di Piala Dunia kali ini.

Dr. Alejandro Rolon, spesialis kedokteran olahraga yang pernah menangani tim nasional Argentina, memberikan pandangannya: "Pada usia Messi, pemulihan pasca pertandingan intensitas tinggi seperti perempat final membutuhkan waktu lebih lama. Peradangan hamstring ringan bukan cedera serius, tapi jika dipaksakan bisa berubah menjadi robekan. Keputusan untuk mengistirahatkannya dari latihan outdoor adalah langkah pencegahan yang bijak."

Sementara itu, penggemar Argentina di Doha dan seluruh dunia terus membanjiri media sosial dengan doa dan dukungan untuk sang kapten. Tagar #FuerzaMessi dan #MessiSemifinal sempat menjadi trending topic global dengan lebih dari 2,5 juta cuitan hanya dalam waktu enam jam sejak kabar ini mencuat.

Laga Penentu di Lusail Stadium

Pertandingan semifinal antara Argentina dan Inggris akan digelar di Lusail Stadium yang berkapasitas 88.000 penonton pada Rabu (15/7) pukul 22.00 waktu setempat. Stadion yang sama menjadi saksi kemenangan Argentina atas Prancis di final Piala Dunia 2022 silam, di mana Messi akhirnya mengangkat trofi emas yang selama ini menghindarinya. Kini, empat tahun berselang, ia kembali berjuang untuk membawa Argentina ke final kedua berturut-turut.

Pertanyaan besarnya tetap sama: akankah Messi tampil? Jika ya, apakah ia dalam kondisi 100 persen? Jawabannya mungkin baru akan terungkap satu jam sebelum kick-off, ketika susunan pemain resmi diumumkan. Yang pasti, seluruh dunia akan menanti dengan napas tertahan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User