Lisa BLACKPINK Tampil Bak Nike Girl di Piala Dunia 2026
Ajang Piala Dunia 2026 tak hanya menyajikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi panggung gaya bagi para selebritas internasional. Sala
Ajang Piala Dunia 2026 tak hanya menyajikan pertandingan sepak bola kelas dunia, tetapi juga menjadi panggung gaya bagi para selebritas internasional. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Lisa, personel BLACKPINK asal Thailand. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @lalalalisa_m, Lisa tampil sebagai ‘Nike Girl’ saat menyaksikan laga tersebut dari bangku tribun. Namun, yang paling menyita sorotan adalah tas unik berbentuk cabai berwarna merah menyala yang ia jinjing. Bukan sembarang aksesori, tas tersebut diketahui bernilai fantastis, yaitu Rp42 juta. Penampilannya sontak viral dan mengundang perbincangan hangat di kalangan penggemar mode maupun warganet Tanah Air.
Lisa mengenakan padu padan atasan crop top putih berlogo swoosh khas Nike, dipadukan dengan celana pendek abu-abu yang sporty. Ia menyempurnakan tampilan dengan sneaker senada dan kaus kaki tinggi ala pemain basket. Rambutnya yang diikat ekor kuda tinggi menambah kesan energik dan muda. Gaya ini mengingatkan pada estetika Nike Girl yang populer di media sosial—perpaduan antara sportswear dan sentuhan feminin yang kuat.
Fokus pada Tas ‘Cabai’ yang Ikonik
Mata publik langsung tertuju pada tas selempang kecil yang melekat di tubuh Lisa. Bentuknya menyerupai cabai merah besar lengkap dengan tangkai hijau di ujungnya. Desain yang eksentrik ini menjadi perbincangan karena selain unik, ia juga diproduksi oleh rumah mode ternama. Tas tersebut merupakan bagian dari koleksi Maison Margiela Artisanal edisi terbatas, yang dirancang oleh desainer anarkis mode, John Galliano. Material kulit anak sapi yang diproses dengan teknik trompe-l'œil membuatnya terlihat sangat nyata. Harga resminya di pasar global mencapai 2.600 dolar AS atau sekitar Rp42 juta (kurs Rp16.200).
“Lisa selalu punya cara untuk menggabungkan streetwear kelas atas dengan elemen kejutan. Tas ini adalah contoh sempurna bagaimana ia mengubah lelucon visual menjadi pernyataan mode yang berani,” ujar Rani Mariana, pengamat mode dari Jakarta Fashion Institute.
Bentuk cabai pada tas bukan sekadar pilihan estetika kosong. Dalam ranah mode kontemporer, motif makanan sering dipakai sebagai simbol pop culture untuk menyampaikan pesan tertentu. Cabai, yang identik dengan rasa pedas dan berani, selaras dengan citra Lisa sebagai idola K-pop yang tak takut eksperimen. Pilihan ini sekaligus menampilkan sisi playful dari seorang bintang global yang kerap tampil glamor di atas panggung.
Perjalanan Lisa di Dunia Mode
Sebagai duta global untuk merek seperti Celine dan Bulgari, pengaruh Lisa di industri mode tidak bisa diremehkan. Kehadirannya di acara sekecil apa pun mampu menggerakkan tren penjualan secara instan—sering disebut fenomena ‘Lisa Effect’. Pilihannya mengenakan item nyentrik dalam momen nonformal seperti pertandingan olahraga justru memperkuat posisinya sebagai trendsetter. Sebelumnya, Lisa pernah memicu lonjakan pencarian pada jaket bulu, sepatu bot, hingga kacamata yang ia kenakan di berbagai kesempatan. Kini, dunia mode menanti apakah tas cabai ini akan memicu gelombang aksesori berbentuk buah atau sayuran di kalangan anak muda.
Pasar Indonesia sendiri telah mencatat peningkatan minat terhadap produk-produk serupa. Menurut data platform pencarian mode Stylevana, dalam 24 jam setelah unggahan Lisa, kata kunci “tas cabai” melonjak hingga 1.200 persen. Ini membuktikan bahwa kekuatan pengaruh Lisa melampaui batas musik dan benar-benar bersinggungan dengan industri kreatif secara luas.
Piala Dunia 2026 sebagai Panggung Mode
Piala Dunia 2026 yang berlangsung di tiga negara—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—memang dirancang sebagai perayaan global multiaspek. Tak heran jika para bintang hiburan memilih tampil maksimal. FIFA bahkan mendorong kolaborasi dengan ikon mode untuk menjembatani olahraga dan gaya hidup. Kehadiran Lisa di salah satu laga kunci bukan yang pertama. Sebelumnya, aktor Hollywood dan anggota keluarga kerajaan Arab Saudi juga kedapatan mengenakan busana mahal sambil menikmati laga. Namun, tak ada yang menyamai keunikan aksesori yang dibawa Lisa.
Laporan dari media Prancis L’Équipe Style menyebut bahwa tribun VIP kini bertransformasi menjadi fashion runway dadakan. Merek-merek olahraga seperti Nike, Adidas, dan Puma berlomba-lomba menggandeng duta merek untuk muncul di stadion dengan koleksi terbaru. Lisa, yang dijuluki ‘Nike Girl’ dalam momen ini, secara tidak langsung membantu mempromosikan citra sportswear ke generasi Z yang mengikuti setiap gerak-geriknya.
| Item | Merek | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Tas Cabai | Maison Margiela | Rp42.000.000 |
| Atasan Crop Top | Nike | Rp800.000 |
| Sepatu Sneaker | Nike Air Force 1 | Rp2.500.000 |
Dari tabel di atas terlihat bahwa tas cabai menyumbang sebagian besar nilai total penampilannya. Hal ini menegaskan bahwa aksesori kecil bisa menjadi pusat gravitasi gaya seseorang, apalagi jika dikenakan oleh figur sepopuler Lisa.
Reaksi Warganet dan Spekulasi Tren
Di Twitter, tagar #LisaXCabe menjadi trending topic selama enam jam berturut-turut. Sebagian besar komentar bernada kagum dan geli: “Cabe-cabean tapi harganya bikin pedes di dompet,” tulis @fashionlokal. Namun, ada pula yang mempertanyakan fungsionalitasnya. Dengan dimensi yang mungil, tas cabai itu hanya bisa memuat ponsel, lipstik, dan mungkin tisu. Meski demikian, di dunia mode high-end, fungsi sering kali dikalahkan oleh pernyataan desain. Lisa sendiri tampak tak ambil pusing; ia dengan percaya diri memegang tas itu sembari tertawa menikmati pertandingan.
Fenomena ini sejalan dengan kebangkitan aksesori berbentuk hiperbolik di kalangan artis. Sebelumnya, penyanyi Rihanna pernah membawa tas berbentuk hati raksasa, sementara Kim Kardashian mempopulerkan tas beruang bulu. Kini, Lisa membawa elemen pedas tersebut ke lapangan hijau—sebuah metafora yang apik antara panasnya kompetisi olahraga dan panasnya mode.
Apakah tren tas unik ini akan sampai ke Indonesia? Sejumlah jenama lokal sudah mulai melirik potensi tersebut. Desainer muda asal Bandung, Fajar Maulana, mengaku tengah merancang tas berbentuk cabai rawit yang lebih ramah kantong. “Kami ingin menangkap semangat Lisa, tapi dengan harga yang bisa dijangkau anak muda. Mungkin Rp400 ribuan sudah dapat produk yang tidak kalah lucu,” ungkap Fajar. Ini menandakan bahwa dampak Lisa tidak hanya berhenti di media sosial, tapi juga merembes ke ekosistem mode nasional.
Lisa telah membuktikan bahwa menonton bola pun bisa menjadi momen yang layak jadi perbincangan mode. Dengan busana sporty dan satu tas kecil berwarna mencolok, ia menciptakan narasi visual yang bercerita tentang keberanian, humor, dan kemewahan sekaligus. Ribuan penggemar yang menantikan update berikutnya dari sang idola tentu akan bertanya: aksesori lucu apa lagi yang akan ia bawa selanjutnya?
[SOCIAL_TWEET]: Lisa BLACKPINK mencuri perhatian di Piala Dunia 2026 dengan gaya sporty ala Nike Girl. Tas 'Cabai' unik seharga Rp42 juta jadi pusat perbincangan. Apakah ini tren fesyen baru? #LisaBLACKPINK #PialaDunia2026 #TasCabai[SOCIAL_TG]: 🌶️ Lisa BLACKPINK bikin heboh Piala Dunia 2026! Tampil bak Nike Girl dengan tas 'Cabai' Rp42 juta. Gokil abis!
Comments (0)