Tes SKD CPNS 2019 Diikuti 3,36 Juta Pelamar

JAKARTA — Ribuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) memadati Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat di Jakarta pada Senin (27/1/2020) untuk mengikuti S

Tes SKD CPNS 2019 Diikuti 3,36 Juta Pelamar

JAKARTA — Ribuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) memadati Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat di Jakarta pada Senin (27/1/2020) untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Hari pertama ini menandai dimulainya rangkaian panjang seleksi penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2019 yang akan berlangsung hingga 28 Februari 2020.

Jumlah Peserta dan Jadwal

BKN mencatat sebanyak 3.364.868 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS) untuk mengikuti SKD. Mereka tersebar di 4.291 titik lokasi di seluruh Indonesia, termasuk di Kantor BKN Pusat, Kantor Regional BKN, dan lokasi mandiri lainnya. Setiap peserta mendapat jadwal berbasis sistem Computer Assisted Test (CAT) yang telah ditetapkan sejak awal.

Peserta yang hadir di Kantor BKN Pusat pada hari pertama tampak antusias. Mereka datang sejak pagi dan menjalani pemeriksaan administrasi sebelum memasuki ruang ujian. "Saya sudah belajar sejak tiga bulan lalu, semoga lolos," ujar Andi, salah satu peserta yang melamar formasi dosen di Kemendikbud.

Materi Ujian SKD

SKD terdiri dari tiga bagian utama: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Masing-masing bagian memiliki jumlah soal dan bobot penilaian berbeda. TWK menguji pemahaman tentang Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika. TIU mengukur kemampuan verbal, numerik, dan logika. TKP menilai aspek integritas, kerjasama, dan pelayanan publik.

"Bagi pelamar yang tidak lolos passing grade, mereka tidak bisa melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)," jelas Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan. Passing grade untuk tahun ini ditetapkan berdasarkan nilai ambang batas yang diumumkan Kementerian PANRB. Setiap formasi bisa berbeda, tetapi rata-rata minimal nilai TIU adalah 80, TWK 75, dan TKP 126 dari total 500 soal.

Kendala dan Antisipasi

Pada pelaksanaan hari pertama, beberapa peserta mengeluhkan sistem CAT yang lambat di titik lokasi tertentu. BKN mengklaim telah menyiapkan server cadangan dan tim teknis di setiap lokasi. "Kami pastikan tidak ada kendala berarti. Jika terjadi error, sesi akan diulang sesuai SOP," tegas Ridwan.

Selain itu, cuaca hujan di Jakarta sempat membuat antrean di luar ruangan mengular. Panitia menyediakan tenda dan tempat berteduh agar peserta tetap nyaman. Proses registrasi dan verifikasi data dilakukan dengan cepat melalui sistem biometrik sidik jari.

Dampak dan Harapan

Seleksi CPNS tahun ini menjadi salah satu yang paling ketat karena jumlah pelamar mencapai 4,2 juta orang, tetapi hanya sekitar 152.000 formasi yang tersedia. Artinya, rasio persaingan mencapai 1:28. SKD menjadi gerbang awal untuk menyaring kompetensi dasar para calon ASN.

"Kami berharap peserta dapat mengerjakan soal dengan jujur dan percaya diri. Proses seleksi ini transparan dan akuntabel," tambah Ridwan. BKN juga menyediakan layanan helpdesk dan pengaduan bagi peserta yang mengalami kendala teknis selama ujian.

Para peserta yang lolos SKD akan diumumkan secara bertahap melalui portal SSCASN dan website instansi terkait. Tahap selanjutnya adalah SKB yang diselenggarakan oleh masing-masing instansi pembina formasi.

[SOCIAL_TWEET]: Tes SKD CPNS 2019 diikuti 3,36 juta peserta! Hari pertama di Kantor BKN Pusat berlangsung lancar. Semoga semua lolos passing grade! #CPNS2019 #SKDCPNS[SOCIAL_TG]: 🚀 Tes SKD CPNS 2019 dimulai! Lebih dari 3,3 juta peserta ikut. Simak info lengkapnya di sini 👇

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User