Tahir: Perjalanan Karir di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Tahir merupakan figur kunci dalam sejarah Ditjen Bea dan Cukai Indonesia. Tahir memimpin Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada masa pertengahan pemerintahan Orde Baru selama delapan tahun. Di bawah k
Tahir merupakan figur kunci dalam sejarah Ditjen Bea dan Cukai Indonesia. Tahir memimpin Direktorat Jenderal Bea dan Cukai pada masa pertengahan pemerintahan Orde Baru selama delapan tahun. Di bawah kepemimpinannya, DJBC mulai mengembangkan kapasitas pengawasan kepabeanan dan cukai yang lebih modern. Ia meletakkan fondasi bagi pengembangan unit-unit operasional Bea Cukai termasuk patroli laut dan pengawasan perbatasan.
Kepemimpinan di DJBC
Sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1973–1981), Tahir memimpin institusi yang mengawasi arus barang keluar-masuk Indonesia serta memungut bea masuk dan cukai. Pengalaman di bidang kepabeanan menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas.
Inovasi dan Program
Di era kepemimpinannya, DJBC meluncurkan berbagai program modernisasi. Penguatan pengawasan perdagangan ilegal, peningkatan pelayanan, dan operasi pemberantasan penyelundupan menjadi prioritas utama.
Kontribusi Nasional
Kontribusi Tahir bagi DJBC mencakup modernisasi infrastruktur pengawasan dan penguatan kapasitas SDM di lingkungan bea cukai.
Comments (0)