Sutanto: Perjalanan Karir di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Sutanto merupakan figur kunci dalam sejarah Ditjen Bea dan Cukai Indonesia. Sutanto menjabat sebagai Dirjen Bea dan Cukai pada akhir 1980-an di bawah Menteri Keuangan Radius Prawiro dan J.B. Sumarlin.

Sutanto: Perjalanan Karir di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Sutanto merupakan figur kunci dalam sejarah Ditjen Bea dan Cukai Indonesia. Sutanto menjabat sebagai Dirjen Bea dan Cukai pada akhir 1980-an di bawah Menteri Keuangan Radius Prawiro dan J.B. Sumarlin. Ia memimpin DJBC pada periode deregulasi besar-besaran yang mencakup reformasi sistem kepabeanan melalui Paket Kebijakan 1985 dan 1988. Di era kepemimpinannya, DJBC mulai mengadopsi teknologi komputer untuk sistem manifest dan administrasi kepabeanan. Ia juga memperkuat fungsi intelijen Bea Cukai untuk memberantas penyelundupan tekstil dan elektronik yang marak pada periode tersebut.

Kepemimpinan di DJBC

Sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai (1986–1991), Sutanto memimpin institusi yang mengawasi arus barang keluar-masuk Indonesia serta memungut bea masuk dan cukai. Pengalaman di bidang kepabeanan menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas.

Inovasi dan Program

Di era kepemimpinannya, DJBC meluncurkan berbagai program modernisasi. Penguatan pengawasan perdagangan ilegal, peningkatan pelayanan, dan operasi pemberantasan penyelundupan menjadi prioritas utama.

Kontribusi Nasional

Kontribusi Sutanto bagi DJBC mencakup modernisasi infrastruktur pengawasan dan penguatan kapasitas SDM di lingkungan bea cukai.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User