Messi Terlibat Adu Mulut dengan Wasit Portugal: 'Hormati Saya!'
Sebuah insiden tak biasa terjadi dalam laga persahabatan internasional antara Argentina dan Portugal di Estadio Monumental, Buenos Aires, pada Minggu (22/3
Sebuah insiden tak biasa terjadi dalam laga persahabatan internasional antara Argentina dan Portugal di Estadio Monumental, Buenos Aires, pada Minggu (22/3/2026) dini hari WIB. Lionel Messi, kapten timnas Argentina yang dikenal kalem dan jarang terlibat kontroversi, tertangkap kamera terlibat adu mulut sengit dengan wasit asal Portugal, Carlos Monteiro. Dalam rekaman yang viral di media sosial, bintang Inter Miami itu terlihat berulang kali mengatakan, "Hormati saya, bicaralah yang baik!" kepada sang pengadil.
Kronologi: Dari Kartu Kuning Hingga Konfrontasi Panas
Insiden bermula pada menit ke‑67. Argentina saat itu unggul 2‑1 melalui gol Julian Alvarez dan gol penalti Messi di babak pertama, sementara Portugal sempat menyamakan kedudukan lewat sepakan Bruno Fernandes. Pelanggaran keras Angel Di Maria terhadap bek Portugal, Gonçalo Inácio, memicu keributan kecil. Wasit Monteiro memberikan kartu kuning kepada Di Maria, namun Messi yang mendekat untuk membela rekannya justru ikut diganjar kartu kuning. Menurut sumber di lapangan, Messi hanya bertanya mengapa ia dihukum. Monteiro diduga merespons dengan nada tinggi dan gestur merendahkan.
Rekaman dari beIN Sports memperlihatkan Messi menunjuk ke arah wasit sambil berkata, "Saya bicara baik‑baik, kenapa kamu tidak hormati saya? Bicara yang baik!" Monteiro nampak terkejut dan sempat mengancam akan mengeluarkan kartu merah. Rekan‑rekan Messi, termasuk Rodrigo De Paul, segera menarik sang kapten menjauh.
"Saya tidak pernah melihat Leo semarah itu. Dia selalu tenang. Pasti ada sesuatu yang sangat mengganggunya," ujar mantan striker Argentina, Gabriel Batistuta, dalam program F90 di ESPN Argentina.
Perbandingan: Rekor Disiplin Messi Sepanjang Karier
| Kompetisi | Jumlah Laga | Kartu Kuning | Kartu Merah |
|---|---|---|---|
| Barcelona | 778 | 78 | 1 |
| PSG | 75 | 4 | 0 |
| Inter Miami | 42 | 3 | 0 |
| Timnas Argentina | 191 | 17 | 1 |
Data di atas menunjukkan betapa langkanya Messi terlibat konfrontasi. Rata‑rata ia hanya menerima satu kartu kuning setiap 10 pertandingan. Insiden pada dini hari tadi hanyalah kartu kuning ke‑102 sepanjang kariernya—sebuah angka yang sangat rendah untuk pemain dengan lebih dari 1.080 laga profesional.
Reaksi Dunia Maya: #RespectMessi Menggema
Begitu potongan video tersebar, tagar #RespectMessi langsung menduduki puncak trending topic global di X (Twitter). Banyak warganet yang mendukung Messi, menilai wasit Monteiro memang berlaku tidak profesional. "Seumur hidup, saya belum pernah lihat Messi berdebat sepanas ini. Pasti wasitnya bermasalah," tulis akun @AlbicelesteTalk. Sementara itu, akun pendukung Portugal menilai Messi seharusnya diusir karena dianggap melakukan protes berlebihan.
Tanggapan Analis: Psikologi di Balik Ledakan Emosi Sang Legenda
Psikolog olahraga Dr. Gustavo Lopez dari Universitas Buenos Aires, dalam wawancara dengan Ole, mengatakan, "Bukan tanda melemah. Justru ini menunjukkan Messi adalah manusia biasa yang memiliki batas kesabaran. Ketika seorang pemain setenang dia meledak, biasanya pemicunya adalah akumulasi frustrasi, bukan insiden tunggal." Lopez menduga tekanan untuk mempertahankan performa pasca‑Piala Dunia 2026 dan ekspektasi tinggi sebagai juara bertahan turut mempengaruhi kondisi emosional Messi.
Tanggapan Resmi dan Konsekuensi
Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) bergerak cepat. Presiden AFA Claudio Tapia menyatakan akan mengajukan klarifikasi kepada FIFA terkait sikap wasit Monteiro. "Kami percaya tindakan Leo adalah reaksi wajar terhadap provokasi yang tidak pantas. Kami memiliki bukti audio yang sedang diverifikasi," kata Tapia. Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) belum memberikan pernyataan resmi.
Sumber di FIFA menginformasikan bahwa komite disiplin belum akan menjatuhkan sanksi tambahan, karena insiden terjadi dalam laga persahabatan non‑turnamen. Namun Monteiro dipastikan akan dimintai laporan tertulis. Dunia sepak bola kini menunggu klarifikasi penuh, terutama soal apa sebenarnya yang diucapkan wasit hingga membuat peraih delapan Ballon d’Or itu kehilangan ketenangannya.
Comments (0)