JAKARTA — bank bjb Jalin MoU dengan Kemnaker Perkuat Daya Saing SDM
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untu
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kemitraan lintas sektor ini diarahkan untuk menciptakan tenaga kerja yang kompeten, adaptif terhadap perubahan zaman, serta mampu menopang daya saing dunia usaha nasional di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Kronologi Penandatanganan di Jakarta
Prosesi penandatanganan berlangsung di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, pada 12 Juli 2026. Berikut tahapan utama yang mengawali kolaborasi strategis tersebut:
- Pukul 10.00 WIB – Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi beserta jajaran direksi tiba di Kantor Kemnaker dan disambut langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan beserta pejabat eselon I.
- Pukul 10.30 WIB – Kedua pihak menggelar diskusi tertutup yang membahas tantangan ketenagakerjaan nasional, peluang sinergi pelatihan vokasi, serta skema pembiayaan yang dapat menjangkau pekerja dan UMKM.
- Pukul 11.15 WIB – Penandatanganan naskah MoU dilakukan oleh Dirut bank bjb dan Sekretaris Jenderal Kemnaker mewakili Menteri, disaksikan oleh perwakilan serikat pekerja, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta akademisi.
Lingkup Kerja Sama dan Inisiatif Prioritas
Nota kesepahaman ini merangkum empat pilar utama yang menjadi kerangka kerja bersama. Data-data penting yang disepakati di antaranya:
- Pelatihan vokasi dan sertifikasi kompetensi – Bank bjb akan mendukung 10.000 sertifikasi kompetensi gratis dalam dua tahun pertama melalui Balai Latihan Kerja (BLK) di Jawa Barat, Banten, dan daerah prioritas lainnya.
- Akses pembiayaan bagi tenaga kerja dan UMKM – Lembaga keuangan milik BUMD ini menyiapkan plafon kredit lunak hingga Rp500 miliar yang ditujukan bagi peserta pelatihan yang akan merintis usaha mandiri.
- Program magang dan penyerapan tenaga kerja – Melibatkan 5.000 peserta magang per tahun di ekosistem bisnis bank bjb serta UMKM binaan sebagai jembatan masuk dunia kerja.
- Digitalisasi dan literasi keuangan – Pekerja dan pelaku usaha mikro akan mendapatkan pendampingan pengelolaan keuangan digital serta akses ke platform perbankan bjb DIGI tanpa biaya administrasi selama satu tahun.
Harapan dan Arah Dampak
Menteri Ketenagakerjaan menyatakan bahwa kolaborasi dengan dunia perbankan menjadi langkah taktis mengurangi kesenjangan keterampilan yang selama ini menjadi penghambat produktivitas. “Kita tidak bisa hanya mencetak tenaga terampil tanpa menyediakan akses permodalan. bank bjb hadir mengisi celah itu,” ujarnya dalam sambutan.
Sementara itu, Yuddy Renaldi menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen bank bjb dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif. “Kami ingin para pencari kerja dan UMKM naik kelas, dimulai dari peningkatan kompetensi hingga kepastian pembiayaan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa bank bjb telah menyiapkan tim pendampingan terpadu di 62 kantor cabang untuk mengawal implementasi MoU.
Proyeksi dan Target Hingga 2028
Kedua pihak menargetkan dalam kurun 2026–2028 akan tercipta 30.000 tenaga kerja bersertifikat baru, 15.000 usaha mikro penerima pembiayaan, serta penurunan angka pengangguran terbuka di wilayah operasional bank bjb hingga 1,5 persen. Target ambisius ini akan dimonitor melalui dashboard ketenagakerjaan bersama yang rencananya diluncurkan pada awal 2027.
[SOCIAL_TWEET]: bank bjb dan Kemnaker resmi teken MoU! 🤝 10.000 sertifikasi kompetensi gratis, kredit lunak hingga Rp500 M, serta 5.000 kuota magang siap dorong daya saing pekerja Indonesia. Kolaborasi ini targetkan 30.000 tenaga bersertifikat sampai 2028. #bankbjb #Kemnaker #SDMUnggul [SOCIAL_TG]: 🤝 bank bjb × Kemnaker — Kolaborasi Perkuat Daya Saing SDM ✅ 10.000 sertifikasi kompetensi gratis ✅ Kredit lunak hingga Rp500 M untuk peserta pelatihan ✅ 5.000 kuota magang per tahun ✅ Pendampingan digital via bjb DIGI Target 2028: 30.000 pekerja bersertifikat, 15.000 UMKM terbiayai, pengangguran turun 1,5%. bank bjb dan Kemnaker resmi meneken MoU yang fokus pada peningkatan kompetensi SDM. Ini bukan sekadar seremoni — ada target nyata: 10.000 sertifikasi gratis, akses modal Rp500 miliar, dan ribuan kuota magang setiap tahun. Lewat sinergi ini, pelatihan vokasi langsung tersambung dengan pembiayaan dan lapangan kerja. Langkah konkret agar pekerja lokal makin berdaya saing di era digital. Kita tunggu dampaknya! 💼✨
Comments (0)