Hoaks Wapres Gibran Bagikan Dana Bantuan di Facebook

Sebuah video yang diklaim menampilkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membagikan dana bantuan kepada masyarakat ramai diperbincangkan di media sosial

Hoaks Wapres Gibran Bagikan Dana Bantuan di Facebook

Sebuah video yang diklaim menampilkan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka membagikan dana bantuan kepada masyarakat ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya Facebook. Video tersebut disertai komentar yang meyakinkan bahwa program ini adalah inisiatif pribadi Wapres untuk meringankan beban warga. Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut terbukti tidak benar.

Kronologi Kemunculan Video

  1. Video pertama kali diunggah oleh akun Facebook tidak resmi pada 15 Maret 2026.
  2. Dalam rekaman berdurasi 1 menit 47 detik itu, tampak sosok mirip Gibran berdiri di depan spanduk bertuliskan "Bantuan Langsung Tunai Wapres".
  3. Video disertai narasi, "Cairkan bantuan sekarang juga, klik tautan di bio untuk daftar".
  4. Unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 12.000 kali dan mendapat 3.500 komentar dalam waktu kurang dari tiga hari.

Penelusuran Fakta

Tim Cek Fakta Terdepan.id melakukan verifikasi dengan tiga pendekatan:

  • Reverse image search potongan video menggunakan Google Lens dan Yandex.
  • Konfirmasi langsung ke Biro Pers dan Media Sekretariat Wapres.
  • Analisis metadata video dan kemiripan visual dengan rekaman resmi kegiatan Gibran.
"Kami sudah menerima laporan tentang video tersebut. Itu bukan program dari Wapres Gibran. Video itu hasil suntingan dari rekaman kegiatan beliau saat menghadiri pensiun massal beberapa waktu lalu," ujar Juru Bicara Wapres, Budi Harjanto, kepada Terdepan.id melalui sambungan telepon (17/3).

Hasil Temuan

Hasil penelusuran menemukan bahwa:

  • Video asli berasal dari acara "Jambore Pensiunan Pegawai Negeri" di Kota Semarang pada 8 Maret 2026. Dalam acara itu, Wapres Gibran memang menyerahkan bingkisan simbolis, bukan uang tunai.
  • Spanduk "Bantuan Langsung Tunai Wapres" adalah hasil manipulasi digital. Gambar asli menunjukkan spanduk bertuliskan "Silaturahmi Pensiunan 2026".
  • Tautan yang dibagikan mengarah ke situs phishing yang meminta data pribadi seperti NIK, nama ibu kandung, dan kode OTP perbankan.
  • Audio dalam video juga direkayasa. Suara Gibran dipotong dari pidato sebelumnya dan disisipkan agar seolah mengajak warga mendaftar.

Modus Penipuan Digital

Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Aditya Pratama, menjelaskan bahwa modus semacam ini termasuk dalam kategori social engineering yang memanfaatkan popularitas figur publik. "Pelaku memang menyasar momen ketika nama Gibran banyak dicari. Mereka memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat untuk menguras rekening korban," kata Aditya. Ia menambahkan bahwa sudah ada 17 laporan masyarakat yang kehilangan dana setelah mengisi tautan palsu tersebut, dengan total kerugian mencapai Rp 340 juta.

Langkah Hukum dan Imbauan

Pihak Sekretariat Wapres telah melaporkan akun penyebar video ke Bareskrim Polri dan Kementerian Komunikasi dan Digital. Masyarakat diimbau untuk:

  • Tidak mengklik tautan mencurigakan yang mengatasnamakan pejabat negara.
  • Memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi seperti setwapres.go.id atau media sosial yang terverifikasi.
  • Segera melapor ke bank terkait jika terlanjur mengirimkan data perbankan.
  • Menggunakan fitur "Laporkan Unggahan" di Facebook untuk membantu membatasi penyebaran konten palsu.

Kesimpulannya, video yang mengklaim Wapres Gibran membagikan dana bantuan melalui Facebook adalah konten palsu hasil suntingan yang bertujuan untuk melakukan penipuan daring. Masyarakat diminta lebih waspada dan selalu mengonfirmasi informasi yang diterima sebelum menyebarkannya kepada orang lain.

[SOCIAL_TWEET]: Jangan tertipu! Video Wapres Gibran bagi-bagi dana bantuan adalah hoaks. Cek faktanya di sini. #CekFakta #Gibran #Hoaks[SOCIAL_TG]: 🚨 WASPADA! Video Wapres Gibran bagi-bagi dana adalah hoaks penipuan. Jangan klik tautannya! Baca fakta lengkapnya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User