Gubernur Kalsel Imbau Warga Lindungi Diri dari Asap Karhutla

Banjarmasin – Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan seiring meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau

Gubernur Kalsel Imbau Warga Lindungi Diri dari Asap Karhutla

Banjarmasin – Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan seiring meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau tahun ini. Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin pun mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan terdampak, agar melindungi diri dari bahaya asap yang kian pekat. Dalam keterangannya, Muhidin menegaskan bahwa kesehatan warga adalah prioritas yang tidak bisa ditawar, terlebih di tengah kondisi kualitas udara yang terus memburuk dalam beberapa pekan terakhir.

Ia meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah, menggunakan masker ketika terpaksa beraktivitas di ruang terbuka, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gangguan pernapasan. Menurut Muhidin, disiplin individu menjadi benteng pertama yang menentukan seberapa besar dampak asap karhutla terhadap kesehatan masyarakat.

"Kesehatan warga adalah hal yang utama. Saya minta masyarakat tidak memaksakan diri beraktivitas di luar rumah saat kualitas udara sedang buruk, dan selalu gunakan masker jika terpaksa keluar," ujar Muhidin.

Kualitas Udara Kian Memburuk

Berdasarkan pemantauan Dinas Lingkungan Hidup, indeks standar pencemaran udara (ISPU) di sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan Selatan telah menunjukkan kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat. Partikel halus PM2.5 menjadi perhatian utama para ahli, karena ukurannya yang sangat kecil memungkinkan partikel tersebut masuk jauh ke dalam paru-paru dan menembus aliran darah. Paparan dalam jangka pendek saja dapat memicu iritasi mata, batuk, dan sesak napas, sementara paparan berkepanjangan meningkatkan risiko penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), asma, hingga gangguan jantung.

Kategori ISPUDampak KesehatanRekomendasi Aktivitas
Sedang (51-100)Sedikit mengiritasi kelompok sensitifLansia dan anak-anak kurangi aktivitas berat
Tidak Sehat (101-200)Mengganggu paru-paru dan jantungGunakan masker, batasi aktivitas luar ruangan
Sangat Tidak Sehat (201-300)Risiko kesehatan serius pada semua orangTetap di dalam rumah, tutup jendela

Upaya Pemadaman dan Pencegahan

Pemerintah provinsi bersama TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan terus melakukan pemadaman di titik-titik panas yang tersebar di berbagai kabupaten. Operasi pemadaman dari udara dengan water bombing juga dikerahkan untuk menjangkau lahan gambut yang sulit diakses. Selain itu, upaya pembasahan lahan gambut dan pembuatan sekat kanal dilakukan untuk mencegah api menjalar lebih luas.

Gubernur juga mengingatkan bahwa sebagian besar karhutla dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan untuk membuka ladang. Ia menegaskan bahwa praktik tersebut melanggar hukum dan merugikan banyak pihak. Pelaku pembakaran lahan terancam pidana dengan hukuman hingga 10 tahun penjara serta denda miliaran rupiah sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya minta seluruh masyarakat menghentikan pembakaran lahan dengan cara apa pun. Kerugian yang ditimbulkan sangat besar, baik bagi kesehatan, ekonomi, maupun lingkungan," tegas Muhidin.

Perhatian Khusus bagi Kelompok Rentan

Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit paru serta jantung merupakan kelompok yang paling rentan terdampak asap. Bagi mereka, paparan asap dalam intensitas tinggi dapat memperberat kondisi kesehatan yang sudah ada. Para ahli kesehatan menyarankan kelompok rentan untuk tidak keluar rumah sama sekali ketika ISPU berada di kategori sangat tidak sehat. Sekolah di daerah terdampak juga diimbau membatasi kegiatan luar ruangan, bahkan mempertimbangkan pembelajaran jarak jauh jika kualitas udara terus memburuk.

Masyarakat juga diminta aktif memantau informasi kualitas udara melalui aplikasi resmi dan kanal informasi pemerintah daerah. Jika muncul gejala seperti batuk berkepanjangan, sesak napas, nyeri dada, atau mata perih yang tidak kunjung membaik, warga segera mencari pertolongan medis. Kesadaran dan kewaspadaan sejak dini menjadi kunci menekan dampak kesehatan akibat karhutla di Kalimantan Selatan.

[SOCIAL_TWEET]: Gubernur Kalsel H. Muhidin imbau warga lindungi diri dari asap karhutla. Gunakan masker, kurangi aktivitas di luar rumah! #Karhutla #Kalsel #Kesehatan[SOCIAL_TG]: ⚠️ ASAP KARHUTLA PEKAT DI KALSEL — Gubernur imbau warga gunakan masker, batasi aktivitas luar ruangan, dan waspada bagi lansia, anak-anak, ibu hamil. Pemprov terus padamkan titik api bersama TNI-Polri dan Manggala Agni.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User