BI Banten Ajak Gen Z Gunakan QRIS Lewat Jelajah Kuliner
Ribuan pengunjung memadati area kuliner yang disulap menjadi panggung interaksi digital, Jumat hingga Senin (10–13 Juli 2026). Kantor Perwakilan Bank Indon
Ribuan pengunjung memadati area kuliner yang disulap menjadi panggung interaksi digital, Jumat hingga Senin (10–13 Juli 2026). Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Banten bersama Pemerintah Provinsi Banten menggelar flagship event QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026. Bukan sekadar festival jajanan, acara empat hari ini dirancang sebagai arena belajar sekaligus panggung unjuk kreativitas bagi generasi muda agar kian akrab dengan sistem pembayaran nontunai.
Mengusung Kompetisi Kreatif ala Generasi Digital
Yang membedakan QJI tahun ini dari gelaran serupa adalah pendekatannya yang menantang sekaligus menghibur. BI Banten memilih format Amazing Race dan vlog/reels competition di media sosial sebagai senjata utama merangkul Gen Z dan milenial. Peserta tidak hanya diminta menjelajahi puluhan tenant kuliner lokal, tetapi juga wajib menyelesaikan misi transaksi menggunakan QRIS, BI-FAST, dan Kartu Kredit Indonesia (KKI) di setiap titik pemberhentian. Setiap pemindaian kode QR di ponsel menjadi tiket menuju petualangan berikutnya, merekatkan pengalaman bertransaksi digital ke dalam ingatan tanpa terasa menggurui.
Untuk kontes video pendek, panitia membebaskan peserta membagikan sudut pandang mereka soal kemudahan dan keamanan pembayaran digital melalui reels di Instagram atau TikTok. Tagar khusus yang disematkan langsung membanjiri linimasa, menjadikan kampanye literasi pembayaran ini menyebar secara organik di kalangan teman sebaya.
“Festival ini mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi pelopor melalui penguatan literasi sistem pembayaran digital, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Banten,” ujar Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Agus Sumirat, di sela acara, Minggu (12/7).
Gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah Jadi Ruh Acara
Tak hanya urusan teknologi, QJI 2026 juga menjadi wadah implementasi Gerakan Cinta, Bangga, Paham Rupiah. Di area festival, pengunjung diajak memahami bahwa setiap transaksi dengan QRIS — yang memproses pembayaran langsung dalam mata uang Rupiah — merupakan wujud nyata mencintai dan membanggakan kedulatan mata uang sendiri. Tim BI Banten pun membuka pojok edukasi tentang pengelolaan keuangan digital yang sehat, menghindarkan pemuda dari jebakan utang impulsif di era belanja tanpa uang tunai. Semangat ini selaras dengan cita-cita menciptakan ekosistem ekonomi digital yang inklusif, di mana pedagang kecil sekalipun bisa memanfaatkan kanal pembayaran modern tanpa terbebani biaya kompleks.
Data internal yang dirilis BI mencatat lonjakan pengguna QRIS di Banten sepanjang semester pertama 2026. Meski angka pastinya belum dipublikasikan, Agus mengisyaratkan tren pertumbuhan yang signifikan dan optimistis acara ini mampu mendongkrak volume transaksi hingga dua digit di bulan berikutnya. Generasi muda disebut sebagai akselerator utama karena keseharian mereka yang akrab dengan layar ponsel dan ritme transaksi serba cepat.
Dampak Ekonomi Lokal dan Antusiasme Pelaku Usaha
Festival yang menggabungkan wisata kuliner dengan literasi digital ini juga menuai sambutan positif dari pelaku UMKM Banten. Para penjual kaki lima hingga kafe artisan merasakan langsung peningkatan omzet karena pengunjung dimanjakan dengan kemudahan metode bayar. “Sekarang anak muda jarang bawa uang tunai. Ketika disediakan QRIS, mereka jadi lebih percaya diri belanja dan rata-rata nominal transaksi juga naik,” ungkap salah satu pemilik tenant dimsum. Biaya transaksi QRIS yang semakin ramah kantong, terutama untuk segmen mikro, menjadi insentif tersendiri agar pedagang beralih dari cara konvensional.
Di sisi lain, peserta Amazing Race yang datang dari berbagai kampus dan komunitas pemuda tampak antusias mengoleksi stempel digital di setiap pos. Salah satu peserta, Dinda (21), mengaku tak menyangka aktivitas berburu makanan bisa menjadi ajang belajar yang menyenangkan. “Ternyata pake QRIS nggak ribet, malah kita bisa track pengeluaran. Jadi lebih hemat, deh,” celotehnya sambil menunjukkan riwayat transaksi di ponsel.
Harapan Menuju Masyarakat Tanpa Uang Tunai
Di balik gemerlap festival, misi besar yang diusung adalah membangun kebiasaan — bukan sekadar euforia sesaat. Acara ini menjadi salah satu pilar strategis Kantor Perwakilan BI Banten untuk mencapai target inklusi keuangan digital 90 persen sesuai peta jalan Sistem Pembayaran Indonesia 2025–2030. Lewat pendekatan yang membumi dan sesuai bahasa anak muda, BI berhasil meruntuhkan sekat antara kebijakan moneter dan keseharian masyarakat. Dengan terus mengulang pola interaksi seperti QJI di berbagai daerah, pembayaran nontunai bukan lagi pilihan, melainkan gaya hidup yang melekat pada generasi penerus.
[SOCIAL_TWEET]: Generasi muda Banten unjuk kreativitas di QRIS Jelajah Kuliner! Melalui Amazing Race dan vlog competition, BI Banten ajak #GenZ bertransaksi digital seru. #QRIS #BantenMaju #BayarDigital[SOCIAL_TG]: 🍜📱 BI Banten ajak Gen Z jelajah kuliner sambil jago QRIS! Lewat Amazing Race dan lomba reels, bayar nontunai jadi makin asik. Yuk, intip keseruannya!
Comments (0)