Friday, July 3, 2026
Nasional

Jadikan Fakultas Farmasi UI sebagai Best Practice, SGT University India Jajaki Kolaborasi Strategis

Gambar 1. Dekan FFUI beserta jajaran bersama dengan Dekan Fakultas Farmasi dan Sekolah Desain SGT University. Depok, 26 Juni 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) menerima kunjungan delegasi Shree Guru Gobind Singh Tricentenary (SGT) University, India, dalam rangka studi banding dan

Gambar 1. Dekan FFUI beserta jajaran bersama dengan Dekan Fakultas Farmasi dan Sekolah Desain SGT University.

Depok, 26 Juni 2026 – Fakultas Farmasi Universitas Indonesia (FFUI) menerima kunjungan delegasi Shree Guru Gobind Singh Tricentenary (SGT) University, India, dalam rangka studi banding dan penjajakan kerja sama akademik (25/6). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk bertukar pengalaman, memperluas jejaring internasional, sekaligus mengeksplorasi berbagai peluang kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Bagi SGT University, Fakultas Farmasi UI menjadi salah satu institusi yang dipilih sebagai best practice dalam pengembangan pendidikan tinggi farmasi dan internasionalisasi perguruan tinggi.

Delegasi SGT University dipimpin oleh Dr. Vinod Kumar Gauttam, Dean of Faculty of Pharmacy, bersama Dr. Sukhvir Singh, Dean of School of Design. Kedatangan mereka disambut oleh Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D., didampingi jajaran pimpinan fakultas, yakni Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum, Manajer Sumber Daya dan Administrasi Umum, Manajer Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ketua Program Pascasarjana, serta Koordinator Pendidikan Internasional.

Gambar 2. Dekan FFUI, Prof. apt. Silvia Surini, M.Pharm.Sc., Ph.D. membuka sesi diskusi.

Dalam sambutannya, Prof. Silvia Surini menyampaikan apresiasi atas kunjungan SGT University dan berharap pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun hubungan akademik yang lebih erat antara kedua institusi.

“Kami percaya bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan global melalui kolaborasi, inovasi, dan pertukaran pengetahuan. Karena itu, kami sangat menghargai kesempatan seperti pertemuan hari ini untuk mengeksplorasi berbagai potensi kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ujar Prof. Silvia.

Ia menambahkan bahwa Fakultas Farmasi UI senantiasa terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi internasional yang mampu memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kemitraan global merupakan salah satu kunci dalam menghasilkan inovasi dan mencetak lulusan yang mampu berkontribusi di tingkat internasional.

Sementara itu, Dr. Vinod Kumar Gauttam, Dekan Fakultas Farmasi SGT University, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Fakultas Farmasi UI. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan FFUI sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik yang lebih luas.

“Kami melihat Fakultas Farmasi Universitas Indonesia sebagai salah satu institusi yang memiliki pengalaman dan praktik baik dalam pengembangan pendidikan farmasi, penelitian, serta kerja sama internasional. Melalui kunjungan ini, kami berharap dapat saling belajar dan membangun kemitraan yang memberikan manfaat bagi kedua institusi,” ujar Dr. Vinod Kumar Gauttam.

Dalam sesi diskusi, Fakultas Farmasi UI memaparkan berbagai perkembangan institusi, mulai dari program akademik, sistem pendidikan, hingga aktivitas internasional yang telah dijalankan. Saat ini FFUI menyelenggarakan lima program studi dan tengah mempersiapkan pembukaan Program Magister Farmasi Klinik. Selain itu, FFUI juga memperkenalkan pelaksanaan program magang bagi mahasiswa di rumah sakit maupun industri farmasi, serta berbagai kerja sama internasional yang telah terjalin dengan institusi luar negeri, salah satunya adalah Jepang.

Sebagai bagian dari studi banding, delegasi SGT University juga memaparkan sistem pendidikan yang diterapkan di institusinya, termasuk penyelenggaraan program Doctor of Pharmacy (Pharm.D), fleksibilitas program magang di berbagai rumah sakit, serta berbagai program internasional yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa dan dosen. Kedua institusi kemudian saling bertukar pengalaman mengenai pengelolaan pendidikan profesi, program pascasarjana, internasionalisasi, hingga pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan dunia kerja.

Diskusi juga menghasilkan berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan oleh kedua institusi, antara lain penelitian bersama, penyelenggaraan program pendidikan internasional, pertukaran dosen, peneliti, dan mahasiswa, seminar internasional, program dosen tamu, kesempatan magang, mekanisme transfer kredit, hingga benchmarking kurikulum sebagai bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan tinggi.

Salah satu topik yang mendapat perhatian adalah penyelarasan kurikulum agar memungkinkan pengakuan kredit mata kuliah di kedua institusi. Kedua belah pihak sepakat bahwa pembahasan lebih lanjut diperlukan untuk menyelaraskan struktur kurikulum dan persyaratan akademik sehingga dapat mendukung implementasi program pertukaran mahasiswa maupun kegiatan akademik lainnya.

Melalui pertemuan ini, Fakultas Farmasi Universitas Indonesia dan SGT University menegaskan komitmen bersama untuk membangun kemitraan yang berkelanjutan dalam bidang pendidikan tinggi farmasi. Diharapkan kolaborasi yang akan dikembangkan tidak hanya memperkuat kapasitas akademik kedua institusi, tetapi juga menghasilkan inovasi dan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu farmasi serta peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat global.

Sumber: Farmasi UI

Related Posts

a
admin⏱ 4 menit baca

admin adalah kontributor di Terdepan. Artikel ini diterbitkan pada 03 July 2026.

Comments (0)

No comments yet. Be the first to comment!

Leave a Comment