Surabaya, pens.ac.id – Komitmen Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Digital Vacancy Hub: Mini Job Matching & Exclusive Talkshow (6/6). Berkolaborasi dengan Sanggabiz, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-38 PENS ini menghadirkan ruang temu antara talenta muda dengan dunia industri melalui rekrutmen langsung, berbagi wawasan, hingga penguatan kompetensi karier.
Bertempat di Gedung Pascasarjana Terapan PENS, kegiatan tersebut diikuti lebih dari 270 peserta yang terdiri atas mahasiswa tingkat akhir, alumni, serta masyarakat umum. Tidak kurang dari 15 perusahaan dari berbagai sektor industri turut berpartisipasi dengan membuka lowongan pekerjaan sekaligus melaksanakan walk-in interview yang terintegrasi melalui platform digital milik Sanggabiz.
Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan industri dalam mempercepat transisi lulusan menuju dunia profesional. Sebagai sponsor resmi Dies Natalis ke-38 PENS, Sanggabiz tidak hanya menyediakan platform digital pencarian kerja, tetapi juga memberikan pendampingan karier yang berkelanjutan bagi para pencari kerja muda.
Direktur Sanggabiz sekaligus Ketua Panitia Job Matching & Talkshow, Dwi Andi Rohmatika, menyampaikan bahwa keterlibatan praktisi dari berbagai sektor industri memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan nyata dunia kerja. Melalui sesi interaktif, peserta memperoleh gambaran mengenai ekspektasi perusahaan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen secara lebih matang.
Selain menghadirkan bursa kerja, kegiatan ini juga diramaikan dengan Exclusive Talkshow yang menghadirkan para praktisi dan pakar sumber daya manusia. Perdana Hardianto, Senior Officer HCBP Zona 11 Pertamina Hulu Energi (PHE), menjelaskan bahwa perusahaan saat ini tidak hanya mencari lulusan dengan kemampuan akademik yang baik, tetapi juga individu yang memiliki kemampuan beradaptasi, integritas tinggi, etos kerja, serta kemampuan berkolaborasi dalam tim.
Perspektif lain disampaikan oleh M. Hanafi Hilman, HR Manager Permodalan Nasional Madani (PNM), yang mengungkapkan bahwa sektor pembiayaan berbasis pemberdayaan masyarakat membutuhkan talenta teknologi yang mampu mendukung transformasi sistem operasional. Menurutnya, lulusan PENS memiliki peluang besar untuk berkontribusi di sektor tersebut, terutama apabila didukung kemampuan komunikasi dan kepedulian sosial yang baik.
Sementara itu, Retno Pratiwi, HR Expert sekaligus HRGA Manager Kencana, membagikan berbagai strategi praktis agar peserta mampu meningkatkan daya saing saat melamar pekerjaan. Mulai dari teknik menyusun resume yang efektif agar lolos sistem penyaringan digital, strategi menghadapi wawancara daring, hingga pentingnya melakukan riset terhadap perusahaan sebelum mengirimkan lamaran kerja.
Menutup sesi talkshow, Glenn Karela mengajak para peserta untuk memahami dinamika dunia kerja secara lebih luas, termasuk bagaimana menyikapi office politics secara profesional agar mampu bekerja lebih cerdas sekaligus membangun jenjang karier yang berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan Digital Vacancy Hub, PENS terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi vokasi yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul secara akademik, tetapi juga mampu membangun ekosistem yang menghubungkan mahasiswa dengan dunia industri. Sinergi antara kampus, mitra industri, dan penyedia platform digital diharapkan mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten, adaptif, serta siap menjawab tantangan transformasi dunia kerja di era digital. (Humas)
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment!
Leave a Comment