Harga listrik di Amerika Serikat (AS) melonjak tajam akibat meningkatnya penggunaan pendingin ruangan di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda wilayah tengah dan timur AS.Suhu di sejumlah wilayah diperkirakan mencapai 105 derajat Fahrenheit (40,5 derajat Celsius), bahkan berpotensi memecahkan rekor suhu harian, bulanan, hingga sepanjang sejarah di beberapa daerah.Kondisi ini meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat panas, terutama bagi kelompok rentan dan masyarakat yang tidak memili.. Baca selengkapnya di https://rmol.id/dunia/read/2026/07/04/713204/harga-listrik-as-meledak-hingga-243-persen-akibat-gelombang-panas-ekstrem
Sumber: Rakyat Merdeka
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment!
Leave a Comment