Friday, July 3, 2026
Nasional

Bupati Satria Minta Dukungan Kemenkes RI

Usulan tersebut disampaikan langsung Bupati Klungkung I Made Satria saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Dalam kunjungan itu, Bupati Satira didampingi Kepala Dinas Kesehatan Klungkung drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijawati, M.Kes., Direktur RSUD Klungkun

Usulan tersebut disampaikan langsung Bupati Klungkung I Made Satria saat melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Kamis (2/7/2026). Dalam kunjungan itu, Bupati Satira didampingi Kepala Dinas Kesehatan Klungkung drg. I Gusti Ayu Ratna Dwijawati, M.Kes., Direktur RSUD Klungkung dr. I Nengah Winata, Sp.B-KBD., serta Direktur UPTD RSUD Gema Santi Nusa Penida dr. I Ketut Rai Sutapa, S.Ked. Rombongan diterima Wakil Menteri Kesehatan RI Prof. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D.Dalam pemaparannya, Bupati Satria menegaskan bahwa karakteristik wilayah Klungkung yang mencakup kawasan kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pelayanan kesehatan. Nusa Penida yang dipisahkan laut dari daratan Klungkung membutuhkan fasilitas kesehatan yang semakin memadai agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan lebih cepat.Karena itu, Pemkab Klungkung mengusulkan pembangunan puskesmas baru di Nusa Penida sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dasar. Bersamaan dengan itu, pemerintah daerah juga mengajukan dukungan sarana, prasarana, serta alat kesehatan guna mendukung peningkatan kelas UPTD RSUD Gema Santi. Dengan peningkatan kapasitas tersebut, rumah sakit di Nusa Penida diharapkan mampu menangani lebih banyak kasus medis sehingga kebutuhan rujukan ke luar pulau dapat ditekan.Selain memperkuat layanan kesehatan di wilayah kepulauan, Pemkab Klungkung juga menaruh perhatian pada pengembangan layanan rujukan di RSUD Klungkung. Rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut diusulkan untuk memperkuat layanan prioritas nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) melalui penambahan ruang rawat inap serta modernisasi alat kesehatan.Pengembangan layanan KJSU dinilai penting karena penyakit tidak menular seperti kanker, penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal masih menjadi penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian. Dengan tersedianya layanan yang lebih lengkap di RSUD Klungkung, masyarakat diharapkan dapat memperoleh penanganan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih jauh. Sehingga waktu penanganan dapat dipersingkat dan beban biaya maupun psikologis pasien beserta keluarganya dapat berkurang. Bupati Satria mengatakan peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah. Dukungan pemerintah pusat menjadi faktor penting untuk mempercepat penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat."Kami berharap melalui kunjungan ini dukungan dari pemerintah pusat dapat semakin memperkuat upaya pemerataan pelayanan kesehatan. Hal ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan demi mewujudkan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat Klungkung," ujar Bupati Satria.Sementara itu, Wamenkes menyambut positif berbagai usulan yang disampaikan Pemkab Klungkung. Menurutnya, komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan patut diapresiasi. "Saya sangat menyambut baik usulan yang disampaikan Bapak Bupati dan jajaran Pemkab Klungkung. Pemerintah pusat akan segera menindaklanjuti usulan ini agar ke depannya pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Klungkung, dapat berjalan lebih maksimal dan merata," ujar Prof Dante.Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata. Apabila usulan tersebut terealisasi, akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, baik di wilayah daratan maupun kepulauan Nusa Penida, diharapkan semakin mudah, cepat, dan berkualitas. *gik

Sumber: Nusa Bali

Related Posts

a
admin⏱ 3 menit baca

admin adalah kontributor di Terdepan. Artikel ini diterbitkan pada 04 July 2026.

Comments (0)

No comments yet. Be the first to comment!

Leave a Comment