Friday, July 3, 2026
Nasional

Danau Toba Samosir Mendunia, Musisi  Manca Negara Satu Panggung dengan Artis Batak

Danau Toba Samosir akan menjadi panggung musik dunia. Sejumlah musisi mancanegara dijadwalkan tampil bersama ratusan artis Batak pada acara Samosir Music International (SMI) yang berlangsung tanggal 3 dan 4 Juli 2026. Acara bertaraf internasional ini digagas oleh Yayasan Lestari Budaya Sumatera.

SIANTAR – Danau Toba Samosir akan menjadi panggung musik dunia. Sejumlah musisi mancanegara dijadwalkan tampil bersama ratusan artis Batak pada acara Samosir Music International (SMI) yang berlangsung tanggal 3 dan 4 Juli 2026. Acara bertaraf internasional ini digagas oleh Yayasan Lestari Budaya Sumatera.

Dalam Konferensi pers digelar di Kopi Bahagia, Kota Pematangsiantar, Kamis (2/7/2026) pendiri Yayasan Lestari Budaya Sumatera, Henry Manik, mengatakan SMI merupakan wujud kecintaannya terhadap Samosir. Meski berdomisili dan berkarier di Belanda, ia sudah beberapa kali menggelar kegiatan serupa di kampung halamannya.

“Kali ini saya membawa musisi dari berbagai negara. Ada dari Spanyol, Kuba, Venezuela, Jerman dan negara lainnya,” ujar Henry Manik yang beristri warga negara Prancis itu.

Selama tiga hari, SMI akan menampilkan ratusan musisi Batak. Menurut Henry, kolaborasi lintas negara ini diharapkan memberi suasana berbeda sekaligus berdampak ekonomi.

“Dengan acara ini geliat UMKM semakin meningkat dan penginapan hampir penuh. Jadi tentu acara ini bisa mendongkrak perekonomian di Samosir,” katanya.

Ide menggelar SMI di Samosir muncul dari pengalamannya. “Saya sering mengadakan konser musik di Eropa. Lantas saya berpikir, kenapa tidak saya gelar di kampung saya. Ini yang melatarbelakangi saya mengumpulkan musisi dari berbagai negara untuk tampil di Samosir,” terang Henry.

Senada, pengurus Yayasan Lestari Budaya Sumatera, Saut Situmorang, menyebut budaya Batak dan kawasan Danau Toba memiliki identitas musik yang kuat.

“Tujuan musik adalah untuk membuat orang bahagia. Kita ingin menunjukkan integritas bangsa melalui musik. Jadi poin dari kegiatan ini adalah untuk membahagiakan masyarakat Samosir dan wisatawan,” ujar Saut.

Sementara itu, para musisi mancanegara mengaku antusias tampil di Indonesia, khususnya Samosir. Mereka berjanji akan tampil maksimal dan berharap dapat menghibur masyarakat setempat. (pra)

Sumber: Sumut Pos

Related Posts

a
admin⏱ 2 menit baca

admin adalah kontributor di Terdepan. Artikel ini diterbitkan pada 03 July 2026.

Comments (0)

No comments yet. Be the first to comment!

Leave a Comment