BAIC Siap Luncurkan Mobil Listrik di Indonesia, Ini Bocorannya
Jakarta, Okezone Tekno – Pabrikan otomotif asal China, BAIC, tampaknya tak ingin ketinggalan dalam perebutan pasar kendaraan listrik di Indonesia. Setelah cukup lama bermain di segmen mesin konvensional dan hybrid, BAIC Indonesia kini dikabarkan tengah mematangkan rencana peluncuran mobil listrik perdananya di Tanah Air.
Langkah ini sekaligus menjadi babak baru bagi BAIC yang sebelumnya dikenal dengan produk seperti BAIC X55 dan seri lainnya. Keputusan masuk ke ranah elektrifikasi kian mengukuhkan persaingan di segmen mobil ramah lingkungan yang sudah diramaikan oleh Wuling, Chery, hingga pemain Jepang dan Korea.
“Sejauh ini, BAIC Indonesia baru memasarkan mobil dengan mesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE) dan hybrid.” — Sumber: Okezone Tekno
Meski belum ada pengumuman resmi, sejumlah bocoran yang dihimpun Okezone Tekno menyebutkan BAIC akan memboyong model sedan listrik andalannya, BAIC EU5, sebagai pembuka elektifikasi di Indonesia. Mobil ini bukan wajah baru di pasar global—model tersebut sudah lebih dulu dipasarkan di tanah kelahirannya dan beberapa negara Asia lainnya.
Bocoran Spesifikasi dan Fitur
BAIC EU5 diklaim menggendong motor listrik bertenaga 160 kW (sekitar 215 dk) dengan torsi puncak 300 Nm. Tenaga itu disalurkan ke roda depan melalui transmisi single-speed reduction gear. Sumber daya disuplai oleh baterai lithium-ion berkapasitas 60,2 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 416 kilometer dalam sekali pengisian penuh berdasarkan standar NEDC.
Dari sisi fitur, BAIC EU5 diharapkan hadir dengan layar sentuh 9 inci yang terintegrasi dengan sistem konektivitas canggih, panel instrumen digital, sunroof, serta beragam sistem keselamatan aktif seperti pengereman regeneratif, ABS, dan kontrol stabilitas elektronik. Bocoran menyebutkan mobil ini akan dibekali fast charging DC 80 kW yang memungkinkan pengisian 30–80% hanya dalam 30 menit.
Strategi dan Harga Perkiraan
Melihat tren insentif pemerintah untuk kendaraan listrik—seperti PPN 1% bagi mobil listrik dengan kandungan lokal tertentu—BAIC berpotensi membanderol EU5 pada kisaran harga Rp 400–500 juta. Angka itu cukup kompetitif jika dibandingkan dengan pesaing sekelas yang sebagian besar masih mengandalkan impor utuh dari luar negeri.
Peluncuran BAIC EU5 diproyeksikan terjadi pada kuartal keempat 2024 atau paling lambat awal 2025. Jadwal tersebut dinilai realistis mengingat BAIC Indonesia masih perlu menyiapkan infrastruktur purnajual, termasuk ketersediaan suku cadang dan layanan pengisian daya yang memadai. Pabrikan juga disebut-sebut tengah menjajaki kerja sama dengan perusahaan pengembang stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) agar konsumen lebih nyaman.
Dengan masuknya BAIC ke segmen mobil listrik, konsumen Indonesia semakin dimanjakan dengan banyak pilihan. Apakah BAIC EU5 mampu mencuri perhatian? Kita tunggu gebrakan resminya dalam waktu dekat.
Sumber: ototekno.okezone.com
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment!
Leave a Comment