BATAM – Politeknik Negeri Batam (Polibatam) terus memperkuat komitmennya sebagai kampus hijau dan berkelanjutan melalui kegiatan Demplot Pengujian Kualitas Kompos Produk TPST Polibatam. Kegiatan ini dilaksanakan di kebun uji coba yang berlokasi di belakang lapangan futsal/tenis Polibatam.
Demplot atau kebun uji coba ini dibuat menggunakan lima raised bed dan ratusan polybag sebagai media tanam untuk menguji kualitas kompos yang dihasilkan dari pengolahan sampah organik daun dan rumput di lingkungan kampus. Kompos tersebut merupakan produk dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Polibatam yang dikembangkan sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah organik secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Dalam pengujian ini, kompos TPST Polibatam digunakan sebagai media pendukung pertumbuhan tanaman sayuran berupa kangkung. Proses panen kangkung telah dilakukan pada Jumat, 26 Juni 2026 sore, sebagai bagian dari tahapan evaluasi awal terhadap hasil penggunaan kompos di lahan uji coba.
Melalui kegiatan ini, Polibatam ingin melihat sejauh mana kompos hasil olahan sampah kampus dapat mendukung pertumbuhan tanaman. Ke depan, kompos tersebut juga akan melalui uji laboratorium untuk mengetahui kandungan unsur hara dan kualitasnya secara lebih terukur.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengujian kualitas kompos, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan ekonomi sirkular di lingkungan kampus. Sampah daun dan rumput yang sebelumnya berpotensi hanya dibuang, kini diolah menjadi produk bernilai guna yang dapat mendukung kegiatan urban farming serta membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat apabila dikembangkan secara lebih luas.
Selain mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polibatam dalam memperkuat implementasi green campus dan meningkatkan capaian kredit rating UI GreenMetric (UIGM). Melalui inovasi sederhana namun berdampak, Polibatam terus mendorong budaya peduli lingkungan, pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan, serta pembelajaran nyata berbasis praktik di lingkungan kampus.
Polibatam berharap demplot ini dapat menjadi contoh pengelolaan sampah organik yang produktif, edukatif, dan berkelanjutan. Langkah ini sekaligus memperkuat peran kampus dalam mendorong solusi lingkungan yang dapat diterapkan tidak hanya di lingkungan perguruan tinggi, tetapi juga oleh masyarakat secara lebih luas.
Salam Polibatam!
#Polibatam #GreenCampus #TPSTPolibatam #UrbanFarming #UIGreenMetric #KampusBerdampak #KampusBerkelanjutan #EkonomiSirkular #PolibatamHijau #VokasiKuatMenguatkanIndonesia
Sumber: Politeknik Negeri Batam
Comments (0)
No comments yet. Be the first to comment!
Leave a Comment