Argentina Kalahkan Swiss Lewat Drama Extra Time Perempat Final Piala Dunia 2026
KANSAS CITY — Argentina mengamankan tiket ke semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan Swiss dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang berlangsung se
KANSAS CITY — Argentina mengamankan tiket ke semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan Swiss dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang berlangsung sengit di Stadion Kansas City, Sabtu (11/7) malam waktu setempat. Kemenangan ini diraih La Albiceleste melalui babak tambahan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada waktu normal.
Babak Pertama: Swiss Mengejutkan, Mac Allister Jadi Motor Serangan
Pertandingan dibuka dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Argentina, yang difavoritkan, langsung mendominasi penguasaan bola hingga 62% di 15 menit awal. Alexis Mac Allister menjadi kreator utama di lini tengah, berulang kali melepaskan umpan terobosan ke lini depan yang dihuni Julian Alvarez dan Lautaro Martinez. Salah satu momen terbaik terjadi pada menit ke-12 ketika Mac Allister melompat tinggi menyambut umpan silang dari sayap kanan, namun sundulannya masih mampu ditepis kiper Swiss, Gregor Kobel.
Di sisi lain, Swiss tidak tinggal diam. Mengandalkan serangan balik cepat, Zeki Amdouni hampir membawa La Nati unggul pada menit ke-23. Lepas dari kawalan bek Argentina, tendangan kaki kirinya dari luar kotak penalti hanya tipis melenceng dari gawang Emiliano Martinez. Peluang itu menjadi peringatan serius bagi Argentina yang tampak kesulitan menembus pertahanan Swiss yang digalang Manuel Akanji.
Gol Pertama dan Drama Memasuki Menit Akhir
Kebuntuan pecah pada menit ke- 38. Berawal dari pergerakan cerdas Mac Allister yang melewati dua pemain Swiss di kotak penalti, ia mengirimkan umpan matang kepada Lautaro Martinez. Tanpa ragu, striker Inter Milan itu melepaskan tendangan keras ke pojok kanan atas gawang yang tak mampu dihalau Kobel. Skor berubah 1-0 untuk Argentina. Gol ini menjadi gol ke-5 Martinez di turnamen, mempertegas posisinya sebagai salah satu predator tajam di Piala Dunia 2026.
Namun, keunggulan Argentina hanya bertahan hingga menit ke-77. Swiss berhasil menyamakan kedudukan melalui skema bola mati yang memanfaatkan kemelut di depan gawang. Sepak pojok Granit Xhaka mengarah ke tiang dekat, dan sundulan Breel Embolo mengenai tiang gawang sebelum bola liar disambar Amdouni dari jarak dekat. 1-1, pertandingan kembali terbuka lebar.
Extra Time Penuh Determinasi
Memasuki babak tambahan, intensitas laga tidak menurun. Kedua tim saling jual beli serangan. Argentina nyaris mencetak gol cepat pada menit ke-94 melalui tendangan voli Julian Alvarez, tetapi Kobel kembali tampil heroik dengan penyelamatan satu tangan. Swiss juga memiliki peluang emas melalui Ruben Vargas, namun tembakannya membentur mistar gawang.
Gol kemenangan Argentina terjadi pada menit ke-110. Kembali Mac Allister yang menjadi arsitek serangan. Bergerak dari lini kedua, ia menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang sempat dibelokkan bek, namun bola justru jatuh di kaki pemain pengganti Alejandro Garnacho. Dengan tenang, Garnacho menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Skor akhir 2-1 untuk Argentina.
"Ini kemenangan luar biasa dari tim. Kami tahu Swiss bukan lawan yang mudah. Mentalitas para pemain di extra time menunjukkan karakter sejati Argentina," ujar pelatih Lionel Scaloni dalam konferensi pers usai pertandingan.
Sementara itu, gelandang Mac Allister yang ditunjuk sebagai Player of the Match mengungkapkan rasa syukurnya.
"Saya hanya fokus memberikan yang terbaik untuk tim. Gol yang tercipta adalah hasil kerja keras semua pemain, dari depan hingga lini belakang. Sekarang fokus kami ke semifinal," kata pemain Liverpool itu.
Statistik dan Analisis Taktik
Secara statistik, Argentina lebih dominan dengan 58% penguasaan bola dan 19 tendangan (7 tepat sasaran) berbanding 11 tendangan (4 tepat sasaran) milik Swiss. Lini tengah yang dikomandoi Mac Allister, Enzo Fernandez, dan Rodrigo De Paul mampu mengontrol ritme permainan, meskipun kegagalan memanfaatkan peluang di waktu normal nyaris membuat mereka terpuruk.
- Penguasaan Bola: Argentina 58% - 42% Swiss
- Total Tendangan: Argentina 19 - 11 Swiss
- Pelanggaran: Argentina 12 - 15 Swiss
- Kartu Kuning: Argentina 2 - 3 Swiss
Jalan Menuju Semifinal
Dengan hasil ini, Argentina akan menantang pemenang antara Brasil dan Belanda di semifinal yang dijadwalkan pada 15 Juli 2026 di AT&T Stadium, Arlington. Laga ini berpotensi menyajikan duel klasik antara dua rival abadi Amerika Selatan jika Brasil berhasil melaju.
Di kubu Swiss, meski tersingkir, penampilan mereka menuai banyak pujian. Pelatih Murat Yakin menyebut para pemainnya telah berjuang habis-habisan dan hanya kurang beruntung. Amdouni, yang tampil sebagai motor serangan, menjadi salah satu pemain yang paling disorot di turnamen ini.
Pertandingan di Stadion Kansas City ini juga disaksikan oleh lebih dari 72.000 penonton yang memenuhi stadion, menciptakan atmosfer luar biasa yang menjadi saksi bagaimana Argentina lolos ke semifinal dengan perjuangan dramatis selama 120 menit.
[SOCIAL_TWEET]: DRAMA 120 MENIT! Argentina pastikan semifinal usai taklukkan Swiss 2-1 lewat gol Garnacho di extra time. Mac Allister jadi bintang lapangan. La Albiceleste makin dekat ke trofi! #PialaDunia2026 #Argentina #Swiss [SOCIAL_TG]: ⚽️ Argentina melaju ke semifinal! Kalahkan Swiss 2-1 lewat extra time. Gol: L. Martinez (38'), Amdouni (77'), Garnacho (110'). Mac Allister raih Player of the Match. Semifinal menanti 15 Juli!
Comments (0)