XLSmart Hadirkan 1.000 Lowongan di Tengah Gelombang PHK

Di saat sejumlah perusahaan teknologi justru melakukan pemangkasan besar-besaran, XLSmart mengambil langkah berlawanan. Operator telekomunikasi hasil merger ini secara resmi mengumumkan pembukaan seri...

XLSmart Hadirkan 1.000 Lowongan di Tengah Gelombang PHK

Di saat sejumlah perusahaan teknologi justru melakukan pemangkasan besar-besaran, XLSmart mengambil langkah berlawanan. Operator telekomunikasi hasil merger ini secara resmi mengumumkan pembukaan seribu peluang kerja baru melalui sebuah inisiatif pengembangan talenta digital. Langkah tersebut menjadi angin segar di tengah badai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masih melanda industri, khususnya di sektor rintisan dan ekonomi digital.

Mengusung nama Future Ready, program ini dirancang bukan sekadar perekrutan massal biasa. Di baliknya, ada peta jalan ambisius: menjangkau satu juta talenta muda di seluruh Indonesia, membekali mereka dengan keterampilan relevan melalui 10.000 sertifikat kompetensi, dan pada akhirnya memastikan 1.000 orang di antaranya berhasil menempati posisi kerja. Baik di ekosistem XLSmart sendiri maupun di jaringan mitra industri yang telah disiapkan.

Jembatan Karier di Era Disrupsi

Konsep Future Ready menempatkan pelatihan dan sertifikasi sebagai jembatan utama. Tidak cukup hanya membuka lowongan; perusahaan menyadari adanya kesenjangan antara kompetensi yang dimiliki pencari kerja dengan kebutuhan nyata industri saat ini. Oleh karena itu, program ini mengintegrasikan kurikulum machine learning (pembelajaran mesin), analitika data, keamanan siber, dan pengembangan platform digital. Semua dirancang agar peserta tak hanya mendapat teori, tetapi langsung menggarap proyek berbasis kasus nyata.

“Sertifikasi yang kami berikan bukan formalitas. Ini adalah hasil kurasi dari kebutuhan skill yang mendesak di lapangan, mulai dari teknisi jaringan 5G hingga spesialis kecerdasan buatan untuk layanan pelanggan,” ujar seorang juru bicara XLSmart dalam pernyataan resminya. Pernyataan itu menegaskan bahwa 10.000 sertifikat tersebut akan menjadi bekal konkret, bukan sekadar aksesori curriculum vitae.

Seribu Posisi, Seribu Cerita

Dari total target satu juta talenta yang dijangkau melalui webinar, lokakarya daring, dan platform pembelajaran, seribu orang terbaik akan langsung diserap. Posisi yang ditawarkan mencakup beragam lini: teknologi informasi, pemasaran digital, pengembangan produk, hingga manajemen proyek strategis. XLSmart menekankan bahwa ini adalah komitmen penciptaan lapangan kerja yang terukur, bukan proyek tanggung jawab sosial temporer.

Mekanisme seleksinya pun dirancang adaptif. Peserta bisa berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, asalkan lolos serangkaian modul pelatihan dan penilaian. Pendekatan ini diharapkan mampu membuka akses bagi kelompok yang selama ini kerap terpinggirkan dalam rekrutmen konvensional, seperti lulusan baru tanpa pengalaman atau pekerja yang terdampak PHK dari sektor lain.

Mengapa Inisiatif Ini Muncul Saat Ini?

Timing peluncuran Future Ready bukan kebetulan. Sepanjang 2025 hingga awal 2026, Indonesia mencatat ribuan PHK di industri teknologi, mulai dari perusahaan rintisan berstatus unicorn hingga platform perdagangan elektronik. Efisiensi operasional dan restrukturisasi menjadi alasan dominan. Kondisi itu sempat menciptakan kecemasan di kalangan pekerja digital dan mahasiswa yang bersiap memasuki pasar kerja.

Di sinilah XLSmart melihat celah. Dengan jaringan infrastruktur yang telah menjangkau lebih dari 150 juta pelanggan, perusahaan memiliki ekosistem luas yang membutuhkan talenta baru. Alih-alih ikut melakukan efisiensi ekstrem, langkah ekspansi justru dipilih untuk memperkuat fondasi bisnis jangka panjang. Investasi pada sumber daya manusia dinilai lebih strategis daripada sekadar menekan biaya operasional.

Kolaborasi dengan Ekosistem Pendidikan

Keberhasilan menjangkau satu juta talenta muda tidak bisa dilakukan sendirian. Untuk itu, XLSmart menggandeng puluhan universitas, politeknik, dan platform pembelajaran daring sebagai mitra distribusi program. Kolaborasi ini memungkinkan modul Future Ready masuk ke dalam sistem kredit akademik, sehingga mahasiswa bisa mendapatkan sertifikat industri selagi menempuh kuliah.

“Kami ingin menghilangkan sekat antara dunia kampus dan industri. Begitu lulus, mereka sudah punya kredensial yang diakui pasar,” tambah sumber internal perusahaan. Strategi semacam ini juga sekaligus menyiapkan calon pekerja bagi ekosistem telekomunikasi yang terus berkembang, terutama dengan rencana ekspansi jaringan fiber optik dan layanan pusat data yang tengah digarap XLSmart pasca-merger.

Lebih dari Program CSR, Sebuah Strategi Bisnis

Mengalokasikan sumber daya untuk melatih dan merekrut seribu orang di tengah ketidakpastian ekonomi adalah taruhan yang tidak kecil. Namun, manajemen XLSmart melihatnya sebagai investasi pada competitive advantage (keunggulan bersaing). Talenta dengan keterampilan digital terkini akan mempercepat transformasi internal dan inovasi layanan. Dalam jangka panjang, perusahaan berharap dapat memanen loyalitas dan produktivitas dari para penerima manfaat program ini.

Dibandingkan dengan perusahaan telekomunikasi lain yang cenderung menahan rekrutmen, langkah XLSmart mencuri perhatian. Program ini juga bisa menjadi model bagi korporasi besar lainnya: bahwa stabilitas bisnis tidak selalu harus dicapai dengan cara mengurangi jumlah karyawan, melainkan dengan menciptakan nilai baru melalui peningkatan kapasitas insani.

Dengan pendaftaran yang segera dibuka secara daring, Future Ready diharapkan menjadi katalisator. Bukan hanya bagi seribu individu yang akan menerima surat kontrak, melainkan juga bagi geliat optimisme di pasar tenaga kerja nasional. Di tengah badai PHK yang belum sepenuhnya reda, seribu peluang kerja ini ibarat mercusuar yang menawarkan arah.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
suwandi-tan

Editor Olahraga. Mantan jurnalis olahraga cetak. Meliput Piala Dunia 3 edisi.

Comments (0)

User