Trump Ultimatum: Serangan Militer Terbesar ke Iran Siap Digelar
Ketegangan antara Washington dan Teheran memasuki fase paling berbahaya dalam satu dekade terakhir setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengancam akan melancarkan serangan mili...
Ketegangan antara Washington dan Teheran memasuki fase paling berbahaya dalam satu dekade terakhir setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara terbuka mengancam akan melancarkan serangan militer berskala besar terhadap Iran. Pernyataan keras itu disampaikan kurang dari 24 jam setelah fasilitas militer dan diplomatik Amerika di kawasan Teluk menjadi sasaran bombardir yang diduga kuat dilakukan oleh proksi Iran. Dalam sebuah konferensi pers darurat di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa seluruh opsi kini berada di atas meja dan bahwa militer Amerika Serikat telah menyelesaikan persiapan untuk operasi yang disebutnya sebagai “serangan terbesar” yang pernah diarahkan ke Republik Islam tersebut.
Situasi mulai memanas pada Senin malam waktu setempat ketika sejumlah pangkalan yang menampung personel dan kontraktor Amerika di Bahrain, Uni Emirat Arab, dan pangkalan udara Al-Udeid di Qatar dihujani puluhan roket dan drone bunuh diri. Serangan terkoordinasi ini menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur logistik dan menewaskan sedikitnya tiga warga negara Amerika, sementara belasan lainnya mengalami luka-luka. Pentagon mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara Patriot dan THAAD berhasil mencegat sebagian besar proyektil, namun sejumlah rudah berhasil menembus perimeter pertahanan. Intelijen awal menunjuk pada keterlibatan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dan milisi Syiah yang berafiliasi langsung dengan Teheran.
Comments (0)