Super El Niño Diprediksi Picu Kerugian Ekonomi Afrika Rp327 Triliun
Seluruh dunia bersiap menghadapi gelombang panas dan kekeringan ekstrem seiring menguatnya fenomena El Niño pada paruh kedua tahun ini. Namun, kawasan Afrika diproyeksikan menjadi salah satu wilayah ...
Seluruh dunia bersiap menghadapi gelombang panas dan kekeringan ekstrem seiring menguatnya fenomena El Niño pada paruh kedua tahun ini. Namun, kawasan Afrika diproyeksikan menjadi salah satu wilayah yang paling rentan dan harus menanggung beban paling berat. Sebuah studi pemodelan iklim terkini mengungkapkan bahwa siklus El Niño yang digolongkan sebagai "super"—ditandai oleh anomali suhu muka laut di atas 2 derajat Celsius di Pasifik ekuator—berpotensi menggerus perekonomian Benua Afrika hingga US$20 miliar atau sekitar Rp327 triliun (kurs Rp16.350 per dolar AS). Angka ini setara dengan hilangnya lebih dari setengah persen produk domestik bruto (PDB) gabungan negara-negara Afrika, sebuah pukulan telak bagi benua yang tengah berjuang memulihkan diri dari dampak pandemi dan krisis pangan akibat konflik geopolitik.
Comments (0)