Sido Muncul Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bekasi
BEKASI — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menunjukkan komitmennya di bidang kesehatan masyarakat dengan menggelar bakti sosial operasi
BEKASI — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menunjukkan komitmennya di bidang kesehatan masyarakat dengan menggelar bakti sosial operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit. Bekerjasama dengan Smile Train Indonesia, perusahaan farmasi nasional ini mengucurkan dana bantuan sebesar Rp325 juta untuk membiayai operasi puluhan pasien di RS Hermina Galaxy, Kota Bekasi, Kamis (2/7/2026).
Rangkaian Kegiatan Bakti Sosial
Program operasi gratis ini merupakan bagian dari rangkaian panjang kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Sido Muncul di bidang kesehatan. Berikut kronologi pelaksanaannya:
- Pendaftaran dan Skrining Pasien
Sebelum hari operasi, tim medis Smile Train Indonesia bersama RS Hermina Galaxy melakukan proses skrining ketat terhadap calon pasien yang mendaftar. Skrining meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium, dan konsultasi dengan dokter bedah plastik untuk memastikan pasien dalam kondisi layak operasi. Proses ini berlangsung selama dua pekan dan menjaring lebih dari 40 pasien dari berbagai daerah di Jabodetabek dan sekitarnya. - Pelaksanaan Operasi Hari Pertama
Pada Kamis (2/7/2026), operasi hari pertama dilaksanakan terhadap 12 pasien. Setiap operasi memakan waktu antara 45 menit hingga 2 jam tergantung tingkat keparahan celah bibir atau langit-langit. Operasi dilakukan oleh tim dokter spesialis bedah plastik yang berpengalaman dalam menangani kasus sumbing. - Perawatan Pasca-Operasi
Pasca-operasi, setiap pasien diwajibkan menjalani rawat inap selama 1-2 hari untuk pemantauan intensif. Tim medis juga memberikan panduan perawatan luka dan jadwal kontrol untuk memastikan proses penyembuhan berjalan optimal.
Dampak Sosial dan Kemanusiaan
Program ini memiliki arti penting mengingat prevalensi bibir sumbing di Indonesia masih cukup tinggi. Data Smile Train Indonesia menunjukkan bahwa setiap 1 dari 700 kelahiran di Indonesia berpotensi mengalami kondisi celah bibir atau langit-langit. Sayangnya, banyak keluarga dari kalangan ekonomi bawah tidak mampu mengakses layanan operasi yang dibutuhkan.
"Kami memahami bahwa operasi bibir sumbing bukan sekadar persoalan estetika, melainkan menyangkut fungsi vital seperti makan, berbicara, hingga kepercayaan diri. Karena itu Sido Muncul berkomitmen untuk terus mendukung program-program kesehatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat kecil," ujar Direktur Utama Sido Muncul dalam keterangan resminya.
Kerjasama dengan Smile Train Indonesia dinilai strategis karena organisasi nirlaba internasional ini memiliki rekam jejak panjang dalam menyediakan pelatihan bagi tenaga medis lokal dan membangun infrastruktur perawatan sumbing berkelanjutan di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Profil RS Hermina Galaxy sebagai Mitra Pelaksana
RS Hermina Galaxy dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki fasilitas kamar operasi berstandar internasional serta tim dokter bedah plastik yang telah tersertifikasi oleh Smile Train. Rumah sakit ini juga memiliki program unggulan di bidang bedah anak, sehingga menjadi mitra ideal untuk bakti sosial ini. Pihak manajemen RS Hermina Galaxy menyediakan fasilitas kamar operasi, ruang rawat inap, serta tenaga perawat dan anestesi secara penuh selama program berlangsung.
Latar Belakang CSR Sido Muncul di Sektor Kesehatan
Bakti sosial ini bukan yang pertama kali digelar Sido Muncul. Perusahaan yang dikenal dengan produk Tolak Angin dan Kuku Bima ini secara konsisten mengalokasikan dana CSR untuk program kesehatan. Data internal perusahaan menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025-2026, Sido Muncul telah menggelontorkan lebih dari Rp5 miliar untuk berbagai program kesehatan, meliputi operasi katarak gratis, pengobatan gratis di daerah terpencil, hingga bantuan alat kesehatan untuk puskesmas.
"Kami percaya bahwa kesehatan adalah fondasi utama produktivitas bangsa. Investasi sosial di bidang kesehatan adalah bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat Indonesia," tambah Direktur Utama Sido Muncul.
Harapan dan Keberlanjutan Program
Smile Train Indonesia menyambut baik kolaborasi ini dan berharap program serupa dapat diperluas ke wilayah lain di Indonesia. Data menunjukkan bahwa wilayah Indonesia Timur masih memiliki kesenjangan akses yang signifikan terhadap layanan operasi sumbing, sehingga menjadi prioritas untuk program selanjutnya. Sido Muncul mengindikasikan kesiapan untuk mendukung perluasan program tersebut dalam tahun anggaran mendatang.
Salah satu orang tua pasien, Siti (32), warga Bekasi, mengaku bersyukur dengan adanya program ini. "Anak saya sudah tiga tahun dengan kondisi ini, tapi biaya operasi di luar jangkauan kami. Alhamdulillah sekarang bisa dioperasi gratis," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
[SOCIAL_TWEET]: Sido Muncul gelontorkan Rp325 juta untuk operasi bibir sumbing gratis di RS Hermina Galaxy Bekasi. Bekerjasama dengan Smile Train Indonesia, program ini targetkan puluhan pasien dari keluarga prasejahtera. Kesehatan itu investasi bangsa! #CSR #SidoMuncul #SmileTrainIndonesia #OperasiSumbing[SOCIAL_TG]: 🏥 Sido Muncul x Smile Train Indonesia gelar operasi bibir sumbing gratis di RS Hermina Galaxy, Bekasi! 💰 Total bantuan: Rp325 juta. ❤️ Puluhan pasien dari keluarga prasejahtera kini bisa tersenyum percaya diri. Salut untuk CSR yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat kecil! 👏
Comments (0)