Sarana Menara Nusantara Perpanjang Kredit Rp1,5 Triliun dari Bank Mizuho hingga 2027

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), emiten pengelola menara telekomunikasi di bawah naungan Grup Djarum, resmi memperpanjang fasilitas pinjaman bergulir

Sarana Menara Nusantara Perpanjang Kredit Rp1,5 Triliun dari Bank Mizuho hingga 2027

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), emiten pengelola menara telekomunikasi di bawah naungan Grup Djarum, resmi memperpanjang fasilitas pinjaman bergulir (revolving loan facility) senilai maksimal Rp1,5 triliun dari PT Bank Mizuho Indonesia. Langkah strategis ini memberikan kepastian pendanaan bagi perusahaan hingga tahun 2027, menandai komitmen TOWR dalam memperkokoh struktur permodalan dan mendukung ekspansi infrastruktur telekomunikasi nasional.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen, fasilitas kredit dengan plafon maksimum Rp1,5 triliun tersebut dapat ditarik sewaktu-waktu sesuai kebutuhan likuiditas perusahaan. Sifat revolving memungkinkan TOWR untuk mencicil kembali pokok pinjaman dan memanfaatkannya lagi dalam periode yang telah disepakati, memberikan fleksibilitas tinggi dalam mengelola arus kas operasional dan belanja modal.

Skema Kredit dan Manfaat bagi Ekspansi Jaringan

Fasilitas pinjaman bergulir dari Mizuho ini melengkapi berbagai sumber pendanaan yang telah dimiliki TOWR. Dengan jangka waktu hingga 2027, perusahaan dapat merencanakan penggelaran menara baru tanpa tekanan refinancing jangka pendek. Saat ini TOWR mengoperasikan lebih dari 30.000 site menara yang tersebar di seluruh Indonesia, melayani operator seluler seperti Telkomsel, Indosat, dan XL Axiata.

Baca Juga: TOWR Bukukan Laba Bersih Rp1,8 Triliun di Semester I 2024

Perpanjangan kredit sejalan dengan strategi pertumbuhan organik TOWR yang berfokus pada penambahan tenant dan kolokasi di menara eksisting. Rasio utang terhadap ekuitas (DER) TOWR per 30 Juni 2024 tercatat sekitar 1,2x, masih berada dalam rentang yang aman menurut para analis, sehingga ruang untuk menambah pinjaman baru masih terbuka lebar.

Profil Bank Mizuho dan Relasi dengan Grup Djarum

Bank Mizuho Indonesia merupakan kantor cabang dari Mizuho Financial Group, salah satu lembaga keuangan terbesar Jepang. Relasi bisnis antara Grup Djarum dan Mizuho telah terjalin dalam beberapa tahun terakhir, tidak hanya melalui TOWR tetapi juga entitas lain seperti PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang memiliki kerja sama sindikasi lintas negara. Kepercayaan Mizuho terhadap fundamental TOWR tercermin dari kesediaan mereka memperpanjang fasilitas tanpa perubahan kondisi yang signifikan.

Menurut data Bloomberg, suku bunga pinjaman korporasi di Indonesia pada tenor 3–5 tahun berada pada rentang 6,5–7,5% pada akhir 2024, namun detail tingkat bunga spesifik untuk TOWR tidak diungkapkan ke publik karena alasan kerahasiaan bisnis. Analis dari Samuel Sekuritas menilai biaya dana yang kompetitif menjadi kunci mempertahankan margin laba TOWR di tengah persaingan industri menara yang semakin ketat.

Kinerja Keuangan Terkini dan Prospek Industri Menara

Sepanjang tahun 2024, TOWR mencatat pendapatan bersih sebesar Rp9,8 triliun atau tumbuh 7% secara tahunan, ditopang oleh kenaikan jumlah penyewa menara (tenant ratio) menjadi 1,75x dari sebelumnya 1,68x. Arus kas operasional yang kuat memberi kemampuan bagi perseroan untuk membayar dividen dan tetap melakukan ekspansi. Perpanjangan kredit Rp1,5 triliun akan digunakan untuk pembangunan menara baru di luar Jawa, khususnya di Sumatera dan Sulawesi, sejalan dengan pemerataan akses internet yang didorong pemerintah melalui proyek Palapa Ring.

Direktur Utama TOWR, Aming Santoso, dalam paparan publik sebelumnya menyebutkan bahwa kebutuhan investasi menara telekomunikasi di Indonesia masih besar, terutama dengan bergulirnya teknologi 5G yang membutuhkan densifikasi jaringan. “Kami terus mencari peluang untuk memperkuat posisi pasar sekaligus mendukung ekosistem digital nasional,” ujarnya.

Respons Pasar dan Implikasi bagi Investor

Pengumuman perpanjangan fasilitas kredit ini disambut netral oleh pelaku pasar. Saham TOWR pada perdagangan sesi pertama bergerak stabil di level Rp1.100 per lembar, mencerminkan bahwa informasi tersebut sudah diantisipasi. Namun, investor ritel mencermati bahwa utang berbunga TOWR per kuartal kedua 2024 mencapai Rp22 triliun, sehingga penambahan fasilitas kredit perlu diimbangi dengan pertumbuhan pendapatan yang lebih agresif.

Di sisi lain, lembaga pemeringkat seperti Fitch Ratings mempertahankan peringkat TOWR di level BBB+ dengan prospek stabil, menunjukkan keyakinan terhadap kemampuan perseroan dalam mengelola liabilitasnya. “Perpanjangan pinjaman dari bank bereputasi global seperti Mizuho mengonfirmasi kualitas kredit TOWR di mata pemberi pinjaman,” tulis analis Ciptadana Sekuritas dalam risetnya.

Struktur Permodalan yang Fleksibel

Fasilitas revolving memberikan keunggulan likuiditas karena TOWR dapat menarik dana sesuai proyek yang sudah terencana, sehingga bunga hanya dikenakan pada jumlah yang benar-benar digunakan. Instrumen ini berbeda dengan term loan yang langsung dicairkan penuh di awal. Manajemen TOWR menjelaskan bahwa plafon Rp1,5 triliun tersebut belum tentu ditarik seluruhnya, melainkan bersifat sebagai bantalan antisipatif untuk peluang investasi tiba-tiba atau kebutuhan modal kerja musiman.

Dengan tenor hingga 31 Desember 2027, TOWR memiliki kepastian akses pendanaan selama lebih dari tiga tahun ke depan. Langkah ini mengokohkan strategi pendanaan TOWR yang memadukan obligasi, sukuk, pinjaman sindikasi, dan kredit bilateral. Diversifikasi sumber dana tersebut memperkecil risiko gagal bayar sekaligus menurunkan biaya modal rata-rata tertimbang (WACC).

Dari sudut pandang tata kelola, keputusan memperpanjang kredit telah mendapat persetujuan dewan komisaris dan diungkapkan ke publik sesuai Peraturan OJK No. 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi. Transparansi semacam ini diharapkan terus menjaga kepercayaan pemangku kepentingan terhadap TOWR.

[SOCIAL_TWEET]: Sarana Menara Nusantara (TOWR) resmi perpanjang fasilitas kredit bergulir Rp1,5 triliun dari Bank Mizuho hingga 2027. Langkah ini mendukung ekspansi jaringan menara Grup Djarum. #TOWR #Saham #Telekomunikasi[SOCIAL_TG]: 📡 TOWR perpanjang kredit Rp1,5T dari Bank Mizuho hingga 2027, siap ekspansi menara di luar Jawa.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User