Ratusan Warga Mengungsi Saat Api Melahap Hutan di Spanyol Utara
Peristiwa kebakaran hutan yang melanda wilayah Uncastillo, dekat Zaragoza di kawasan utara Spanyol, memaksa lebih dari 600 penduduk meninggalkan rumah mereka pada Kamis (16/7). Tim pemadam kebakaran b...
Peristiwa kebakaran hutan yang melanda wilayah Uncastillo, dekat Zaragoza di kawasan utara Spanyol, memaksa lebih dari 600 penduduk meninggalkan rumah mereka pada Kamis (16/7). Tim pemadam kebakaran bekerja tanpa henti di tengah medan yang sukar dijangkau serta hembusan angin kencang yang mempercepat perluasan api. Otoritas setempat menaikkan status darurat ke level tertinggi begitu titik api mulai mendekati permukiman penduduk di beberapa desa sekaligus.
Kronologi dan Respons Darurat
Insiden bermula sekitar pukul 13.30 waktu setempat, saat kepulan asap pertama kali dilaporkan oleh warga dari kawasan perbukitan kering di perbatasan Zaragoza–Navarra. Kondisi vegetasi yang sangat mudah terbakar setelah musim kemarau panjang, ditambah suhu udara yang menyentuh 38 derajat Celsius, membuat api dengan cepat meloncat dari satu bukit ke bukit lain. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Aragon, Marta Jiménez, menyebut situasi ini sebagai salah satu kebakaran paling agresif dalam dekade terakhir. “Dalam dua jam pertama, api sudah melahap lebih dari 800 hektare lahan,” ujarnya dalam keterangan pers darurat. Helikopter water-bombing dan pesawat amfibi dikerahkan dari pangkalan militer terdekat, sementara ratusan personel darat membangun sekat bakar untuk memotong jalur rambat api. Namun, angin gunung yang berubah-ubah menyulitkan manuver udara dan membuat titik api baru bermunculan di luar perimeter yang sudah ditangani.
Dampak dan Upaya Evakuasi
Perintah evakuasi mulai diberlakukan pukul 16.45 waktu setempat, mencakup empat desa di sekitar lembah Uncastillo: Santa Cruz de Moncayo, Luesia, Biel, dan sebagian dusun di perbatasan Sadaba. Pemerintah daerah Aragon mengerahkan bus-bus angkutan umum serta kendaraan Palang Merah untuk memindahkan warga ke pusat penampungan sementara yang didirikan di gedung olahraga Zaragoza dan aula gereja di Ejea de los Caballeros. Sekitar 600 orang—termasuk lansia dan anak-anak—tercatat meninggalkan kediaman mereka dalam waktu kurang dari tiga jam. Sejumlah peternak terpaksa melepaskan ternak ke padang terbuka yang lebih aman karena truk pengangkut tidak bisa masuk ke jalur pedesaan yang sudah dipenuhi asap tebal. Belum ada laporan korban jiwa, namun tiga warga lanjut usia dirawat di puskesmas setempat akibat gangguan pernapasan ringan.
Penyebab dan Imbauan Otoritas
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim forensik kehutanan dari Madrid telah diterjunkan untuk memeriksa titik awal api yang diduga berasal dari area tanpa aktivitas manusia, sehingga kemungkinan sambaran petir menjadi salah satu fokus awal penyelidikan. Meski begitu, Jaksa Lingkungan setempat tidak menutup kemungkinan adanya unsur kelalaian manusia, mengingat jalur pendakian di sekitar lokasi cukup ramai dikunjungi wisatawan musim panas. Sementara itu, Badan Meteorologi Spanyol (AEMET) kembali mengeluarkan peringatan merah untuk provinsi Zaragoza dan Navarra, memprediksi gelombang panas berlanjut hingga akhir pekan dengan kelembapan udara di bawah 15 persen. Gubernur Aragon, Luis María Beamonte, mengimbau warga di zona rawan untuk menyiapkan tas darurat dan tidak kembali ke rumah sebelum status evakuasi dicabut. “Keselamatan nyawa adalah prioritas utama kami. Jangan menunda evakuasi hanya untuk menyelamatkan harta benda,” tegasnya melalui siaran radio lokal.
Hingga Jumat dini hari, api masih berkobar di sisi timur Taman Alam Moncayo, namun tim pemadam berhasil melindungi pusat kota Uncastillo yang memiliki nilai sejarah arsitektur abad pertengahan. Bantuan tambahan dari provinsi tetangga Catalonia dan La Rioja dijadwalkan tiba pagi ini. Masyarakat dihimbau untuk memantau kanal resmi proteksi sipil dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
Comments (0)