Pesawat AMA Dibakar KKB di Yahukimo, Lokasinya Terpencil
Kepolisian melalui Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 membenarkan adanya insiden pembakaran pesawat milik PT AMA di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Pesawat dengan no
Kepolisian melalui Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 membenarkan adanya insiden pembakaran pesawat milik PT AMA di wilayah Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Pesawat dengan nomor registrasi PK-RCY itu diduga sengaja dibakar oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang masih aktif berkeliaran di pedalaman Papua. Lokasi kejadian berada di daerah terpencil yang sulit dijangkau, sehingga menyulitkan upaya aparat untuk segera melakukan olah tempat perkara dan pendalaman lebih lanjut.
Informasi yang dihimpun Terdepan.id dari berbagai sumber menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada awal Juli 2026. Meski belum ada rincian kronologis yang utuh, kuat dugaan aksi ini menjadi bagian dari rangkaian gangguan keamanan yang kerap menimpa maskapai perintis di Tanah Papua. PT AMA merupakan salah satu operator penerbangan yang melayani rute-rute vital di kawasan pegunungan, menghubungkan distrik-distrik yang akses daratnya sangat terbatas.
Penyelidikan Terkendala Akses
Karakteristik geografis Yahukimo yang berupa lereng-lereng curam dan lembah terisolasi membuat proses investigasi tidak bisa berjalan cepat. Tim gabungan dari Polres Yahukimo dan Satgas Damai Cartenz harus menempuh perjalanan berjam-jam, baik melalui udara maupun berjalan kaki, untuk mencapai titik tempat pesawat dibakar. Kehadiran kelompok bersenjata di sekitar lokasi juga menambah risiko keamanan bagi para penyidik.
Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti pendukung.
“Kejadiannya benar, tapi terkait hal lainnya masih didalami,” ujar Kombes Yusuf, Kamis (2/7/2026), seperti dikutip Terdepan.id.
Pernyataan senada juga muncul dari jajaran kepolisian setempat yang menegaskan belum bisa menyimpulkan motif pelaku. Sejumlah kemungkinan masih diselidiki, mulai dari upaya mengganggu perekonomian warga hingga aksi teror yang memang rutin menyasar transportasi udara perintis. Kapolres Yahukimo, dalam keterangan terpisah, menyebut pihaknya tidak akan berspekulasi sebelum alat bukti cukup.
Dampak Bagi Warga dan Maskapai
Pesawat PK-RCY merupakan salah satu unit yang cukup sering diandalkan untuk mendistribusikan logistik dan memobilisasi tenaga kesehatan di distrik pedalaman. Dengan terbakarnya unit tersebut, kekhawatiran akan terganggunya pasokan pangan dan obat-obatan mencuat. Hingga berita ini diturunkan, manajemen PT AMA belum mengeluarkan pernyataan resmi. Namun, seorang staf lapangan yang dihubungi melalui sambungan radio mengungkapkan bahwa perusahaan tengah mengkaji penggantian armada jalur tersebut.
Masyarakat di beberapa kampung sekitar Yahukimo juga mulai merasakan dampaknya. Beberapa warga mengaku khawatir penerbangan perintis akan berkurang akibat ulah KKB. “Kami sangat bergantung pada pesawat AMA. Kalau begini terus, harga barang pasti naik lagi,” ucap Yulianus, seorang petani kopi yang ditemui di Wamena, saat menunggu kiriman alat pertanian yang tertunda.
KKB Masih Jadi Ancaman
Operasi Damai Cartenz 2026 mencatat, sepanjang tahun ini sudah beberapa kali pesawat maupun helikopter menjadi sasaran serangan KKB, baik berupa penembakan maupun perusakan. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk memperkuat pengamanan di bandara-bandara perintis dan titik-titik rawan. Namun, kondisi alam yang ekstrem serta mobilitas tinggi kelompok bersenjata membuat upaya tersebut belum sepenuhnya optimal.
Kombes Yusuf berharap masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika mengetahui informasi mencurigakan. “Kami butuh dukungan seluruh elemen agar wilayah Papua tetap kondusif. Ini bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab kita bersama,” pintanya. Sementara itu, proses penyelidikan terhadap kasus pembakaran PK-RCY masih terus berlangsung; hasilnya akan disampaikan kepada publik setelah semua bukti terkumpul.
Comments (0)