Paus Beluga Marineland Kanada Mulai Dipindahkan ke Akuarium AS

Setelah lebih dari enam dekade beroperasi, taman laut Marineland di Kanada akhirnya menutup pintunya secara permanen. Penutupan ini membawa babak baru bagi kehidupan penghuni ikoniknya: paus beluga. E...

Paus Beluga Marineland Kanada Mulai Dipindahkan ke Akuarium AS

Setelah lebih dari enam dekade beroperasi, taman laut Marineland di Kanada akhirnya menutup pintunya secara permanen. Penutupan ini membawa babak baru bagi kehidupan penghuni ikoniknya: paus beluga. Enam ekor paus beluga pertama telah resmi dipindahkan dari fasilitas yang kontroversial tersebut menuju dua akuarium terkemuka di Amerika Serikat, menandai operasi penyelamatan satwa laut terbesar yang pernah dilakukan di kawasan itu.

Latar Belakang Penutupan Marineland

Marineland, yang terletak di Niagara Falls, Ontario, telah lama menjadi subjek kontroversi. Fasilitas ini beroperasi sejak tahun 1961 dan pada masa jayanya menjadi rumah bagi puluhan mamalia laut, termasuk paus beluga, lumba-lumba, dan singa laut. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, taman laut ini menghadapi tekanan publik yang semakin kuat terkait kesejahteraan hewan, kematian sejumlah satwa, dan perubahan undang-undang perlindungan hewan di Kanada. Pada tahun 2023, pemerintah Ontario memberlakukan aturan yang melarang pertunjukan lumba-lumba dan paus, yang secara efektif mengakhiri model bisnis Marineland. Setelah bertahun-tahun ketidakpastian, manajemen taman laut memutuskan untuk menutup operasinya secara total dan mencari rumah baru bagi seluruh penghuninya.

Proses Pemindahan yang Kompleks

Pemindahan paus beluga bukanlah perkara sederhana. Setiap individu beluga memiliki bobot lebih dari satu ton dan panjang mencapai empat meter. Untuk memindahkan mereka, tim spesialis mamalia laut dari berbagai lembaga internasional dikerahkan. Prosesnya melibatkan kandang transportasi air khusus, pesawat kargo dengan kontrol suhu, dan tim dokter hewan yang memantau kondisi setiap paus sepanjang perjalanan. Sebelum dipindahkan, setiap beluga menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk pemindaian ultrasonografi dan tes darah, untuk memastikan mereka cukup kuat menghadapi perjalanan melalui darat dan udara. Menurut laporan tim, keenam beluga tersebut berada dalam kondisi stabil, meskipun beberapa di antaranya menunjukkan tanda-tanda stres akibat masa transisi ini.

Pemindahan tahap pertama ini memindahkan enam ekor beluga, dua di antaranya dikirim ke Mystic Aquarium di Connecticut dan empat lainnya menuju SeaWorld San Antonio di Texas. Kedua akuarium ini dipilih karena memiliki fasilitas khusus untuk perawatan beluga dan pengalaman panjang dalam rehabilitasi mamalia laut. Para beluga akan menjalani masa karantina selama beberapa pekan sebelum dapat berinteraksi dengan beluga lain di habitat buatan yang lebih luas.

"Ini adalah operasi yang sangat terkoordinasi. Kami telah merencanakan setiap detail, mulai dari suhu air di dalam kandang hingga waktu istirahat hewan selama transit," ujar Dr. Lori Marino, ahli neurologi dan perilaku mamalia laut yang terlibat dalam proyek ini. "Tantangan terbesar adalah meminimalkan stres pada beluga, karena mereka sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan."

Tantangan Fisik dan Psikologis Beluga

Paus beluga dikenal sebagai mamalia yang sangat sosial dan cerdas. Di alam liar, mereka hidup dalam kelompok yang erat, berkomunikasi melalui beragam suara klik, siulan, dan dengungan. Pemindahan dari lingkungan yang sudah mereka kenal, meskipun lingkungan tersebut buatan, dapat menyebabkan trauma psikologis. Tim pemindahan menerapkan protokol yang mencakup terapi suara dan pendekatan bertahap untuk membuat beluga terbiasa dengan kandang transportasi sebelum perjalanan sesungguhnya dimulai. "Kami menggunakan rekaman suara dari habitat baru mereka untuk membantu adaptasi, semacam terapi akustik," tambah Dr. Marino.

Selain faktor psikologis, tekanan fisik juga signifikan. Beluga tidak memiliki kerangka yang mampu menopang bobot tubuh mereka di luar air dalam waktu lama. Oleh karena itu, kandang transportasi didesain agar air selalu cukup untuk menopang tubuh mereka, tetapi tidak terlalu banyak sehingga menyebabkan goncangan selama perjalanan udara. Pesawat kargo yang digunakan dilengkapi dengan sistem peredam getaran dan monitor oksigen terlarut. Seluruh perjalanan dari Niagara Falls ke Connecticut memakan waktu sekitar enam jam, sementara ke Texas memakan waktu lebih dari sepuluh jam. Tim dokter hewan memantau detak jantung dan pernapasan secara real-time melalui sensor yang terpasang di tubuh beluga.

Kebijakan Baru dan Masa Depan Beluga

Pemindahan ini merupakan bagian dari tren global untuk mengakhiri penangkaran mamalia laut besar di fasilitas hiburan. Kanada telah menjadi salah satu negara terdepan dalam reformasi kesejahteraan hewan akuatik. Dengan dihentikannya pertunjukan paus dan lumba-lumba, pemerintah mendorong transformasi taman laut menjadi pusat edukasi dan konservasi non-komersial. Sementara itu, akuarium di AS yang menerima beluga-belluga ini berkomitmen untuk tidak menggunakan mereka dalam pertunjukan komersial. Mystic Aquarium, misalnya, fokus pada penelitian dan rehabilitasi, sedangkan SeaWorld telah mengubah fokusnya dari pertunjukan ke pengalaman edukatif yang lebih menekankan pada perilaku alami hewan.

Para aktivis hak hewan menyambut baik penutupan Marineland, tetapi tetap mengkritik sebagian keputusan untuk mengirimkan beluga ke akuarium lain. "Kami mendukung penutupan Marineland, namun solusi ideal adalah melepasliarkan beluga ke suaka alami yang aman, bukan memindahkan mereka dari satu penangkaran ke penangkaran lain," kata juru bicara dari World Animal Protection. Sayangnya, beluga yang telah lama hidup di penangkaran seringkali tidak memiliki kemampuan bertahan hidup di alam liar karena ketergantungan pada manusia untuk makanan dan perawatan. Oleh karena itu, saat ini opsi yang paling memungkinkan adalah penempatan di fasilitas yang lebih modern dan etis.

Tahap Selanjutnya

Dengan selesainya pemindahan gelombang pertama, perhatian kini beralih ke sisa beluga dan hewan lain yang masih berada di Marineland. Diperkirakan masih ada sekitar 34 beluga dan puluhan lumba-lumba serta singa laut yang harus direlokasi dalam beberapa bulan ke depan. Pemerintah Ontario bersama dengan organisasi konservasi laut sedang menyusun rencana pemindahan tahap kedua, yang kemungkinan akan melibatkan lebih banyak akuarium di Amerika Utara. Setiap pemindahan akan terus dievaluasi secara ketat untuk memastikan kesejahteraan hewan menjadi prioritas utama.

Penutupan Marineland dan pemindahan beluga ini menandai titik balik penting dalam cara manusia memandang dan memperlakukan satwa liar. Dari sekadar objek hiburan, kini paus beluga dan hewan laut lainnya semakin diakui sebagai makhluk hidup yang kompleks dengan hak untuk hidup dalam kondisi yang layak. Operasi penyelamatan ini mungkin menjadi cetak biru bagi upaya serupa di seluruh dunia, membawa harapan baru bagi ribuan mamalia laut yang masih mendekam di taman-taman laut yang sekarat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User