Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur, Layar Lebih Luas dan Performa Beringas

San Francisco, 24 Juli 2026 – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 dalam gelaran Galaxy Unpacked yang berlangsung di Moscone Center. Ponsel lipat terbaru ini hadir dengan perubahan signifika...

Galaxy Z Fold 8 Resmi Meluncur, Layar Lebih Luas dan Performa Beringas

San Francisco, 24 Juli 2026 – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 dalam gelaran Galaxy Unpacked yang berlangsung di Moscone Center. Ponsel lipat terbaru ini hadir dengan perubahan signifikan pada dimensi layar yang kini lebih lebar, menjawab kritik selama bertahun-tahun terhadap faktor bentuk pendahulunya yang terkesan sempit saat digunakan dalam keadaan terlipat. Langkah ini bukan sekadar penyegaran desain, melainkan fondasi baru bagi Samsung untuk memperkuat dominasinya di ranah ponsel lipat flagship.

Transformasi Rasio Layar: Lebih Nyaman Digenggam

Perubahan paling mencolok pada Galaxy Z Fold 8 adalah panel depan yang kini membentang 6,5 inci dengan rasio aspek 21:9, menggantikan layar ramping 6,2 inci 23.1:9 milik Z Fold 7. Dimensi bodi terlipat melebar hingga 73,5 mm, naik dari 67,1 mm pada generasi sebelumnya. Ini berarti pengguna tidak lagi mengetik di atas kibor sempit: ruang antar tombol lebih lega, konten media sosial ditampilkan tanpa banyak pemotongan, dan navigasi peta terasa seperti menggunakan ponsel konvensional premium.

Saat dibentangkan, layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 8,0 inci dengan resolusi 2184 x 1968 piksel tetap memanjakan mata. Kecerahan puncak kini mencapai 2.800 nits, dipadukan dengan refresh rate adaptif 1-120Hz yang lebih efisien berkat panel LTPO generasi ketiga. Samsung juga menyematkan teknologi Under Display Camera yang disempurnakan: kerapatan piksel di atas kamera ditingkatkan hingga 320 ppi, membuatnya nyaris tak kasat mata saat menonton video penuh layar. Engsel Flex Hinge juga didesain ulang: ketebalannya berkurang 15%, mencatatkan bobot 234 gram—lebih ringan dari pendahulunya yang 253 gram.

Dapur Pacu: Snapdragon 8 Gen 4 dan Sistem Pendingin Baru

Di sektor performa, Samsung menyematkan Qualcomm Snapdragon 8 Gen 4 for Galaxy dengan fabrikasi 3nm yang menawarkan peningkatan kecepatan CPU hingga 22% dibanding Gen 3. RAM tetap 12GB LPDDR5X, namun opsi penyimpanan kini mencapai 1TB UFS 4.1. Yang menarik, Samsung memperkenalkan sistem pendingin vapor chamber berukuran 40% lebih besar dilengkapi gel thermal interface material (TIM) berbasis graphene. Implementasi ini bertujuan menjaga suhu tetap stabil saat pengguna menjalankan game berat atau melakukan multitasking ekstrem dengan tiga aplikasi berdampingan di layar utama.

Baterai 4.600 mAh—kapasitas serupa dengan pendahulunya—kini didukung pengisian daya 45W kabel dan 25W nirkabel. Peningkatan efisiensi chipset dan layar mampu memberikan waktu nyala layar hingga 10 jam 15 menit dalam pengujian pemutaran video, sesuai klaim Samsung. Fitur Wireless PowerShare masih dipertahankan untuk mengisi Galacy Buds atau Watch secara darurat.

Kamera: Sensor Utama 200MP dan Zoom Optik Lebih Panjang

Samsung tampaknya tidak ingin Z Fold 8 kalah pamor dengan seri Galaxy S dalam urusan fotografi. Kamera utama kini menggunakan sensor ISOCELL HP3 200MP, sama seperti S25 Ultra, dengan piksel binning hingga 2,4μm. Kamera telefoto menawarkan zoom optis 5x (setara 120mm) melalui lensa periskop baru, naik dari 3x pada generasi sebelumnya. Kamera ultra-wide 12MP dan selfie 10MP di cover screen melengkapi konfigurasi. Sementara itu, kamera bawah layar (UDC) ditingkatkan ke resolusi 8MP dengan aperture f/1.8 untuk hasil lebih terang dalam kondisi minim cahaya.

Samsung membekali perangkat lunak dengan Pro Mode untuk ketiga lensa, termasuk kemampuan merekam video LOG 10-bit 4K 120fps di seluruh kamera. Integrasi Galaxy AI turut hadir dalam bentuk fitur Object Eraser 2.0 yang lebih presisi dan Photo Assist yang mampu mengoreksi bayangan dan pantulan secara real-time tanpa koneksi internet berkat pemrosesan pada perangkat.

Ekosistem dan Ketersediaan

Galaxy Z Fold 8 menjalankan One UI 7.5 berbasis Android 15 dengan jaminan tujuh tahun pembaruan OS dan keamanan. Fitur Flex Mode Continuity memungkinkan pengguna melanjutkan panggilan video dari ponsel ke Galaxy Tab tanpa jeda. Dukungan S Pen kini hadir secara native dengan slot magnetik di sisi engsel, meski pena tetap dijual terpisah.

Harga peluncuran dibanderol mulai USD 1.799 (sekitar Rp27,9 juta) untuk varian 256GB, naik tipis dari USD 1.749 milik Z Fold 7. Prapesan dibuka hari ini di pasar utama termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Eropa, dan Asia Tenggara, dengan pengiriman mulai 8 Agustus 2026. Indonesia dipastikan masuk dalam gelombang pertama ketersediaan.

Dengan desain yang lebih lebar, kamera kelas flagship, dan performa yang disempurnakan, Galaxy Z Fold 8 tidak lagi sekadar gadget eksperimental. Samsung tampaknya berhasil menutup jarak antara ponsel lipat dan ponsel konvensional, menjadikan Z Fold 8 sebuah perangkat yang benar-benar siap digunakan sebagai ponsel utama tanpa kompromi berarti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User