Galaxy Z Fold 8 Resmi Dirilis: Desain Baru Lebar, Harga Mulai $1.899
Jakarta, 10 Juli 2026 – Setelah bertahun-tahun mempertahankan layar depan yang tinggi dan sempit, Samsung akhirnya mengambil lompatan besar dengan merilis Galaxy Z Fold 8. Perangkat yang resmi diumu...
Jakarta, 10 Juli 2026 – Setelah bertahun-tahun mempertahankan layar depan yang tinggi dan sempit, Samsung akhirnya mengambil lompatan besar dengan merilis Galaxy Z Fold 8. Perangkat yang resmi diumumkan hari ini bukan sekadar pembaruan generasi, melainkan penataan ulang total bentuk lipat andalannya. Kini, ponsel ini mengusung form factor lebar yang lebih mirip dengan para pionir foldable dari Tiongkok, sekaligus menawarkan pengalaman yang terasa lebih alami sebagai ponsel biasa saat dalam keadaan tertutup. Harganya sendiri mulai dari $1.899, tetap berada di jajaran ultra-premium namun kini hadir dengan alasan yang lebih kuat untuk beralih.
Perubahan Desain Paling Radikal Sejak Seri Galaxy Z Fold
Samsung mengakui bahwa layar cover (cover display) pada Z Fold 7 dan pendahulunya yang berasio 23,1:9 kerap dikritik karena terlalu sempit untuk mengetik dengan nyaman. Pada Galaxy Z Fold 8, perusahaan asal Korea Selatan itu merombak total pendekatannya. Layar eksternal kini berukuran 6,5 inci dengan rasio aspek 20:9, hampir sama dengan ponsel konvensional pada umumnya. Saat digenggam tertutup, perangkat ini tidak lagi terasa seperti remote TV; justru lebih menyerupai smartphone flagship biasa yang kokoh.
Transformasi ini dimungkinkan oleh rekayasa ulang engsel (hinge) Flex Hinge generasi kelima yang lebih tipis namun tetap tangguh. Samsung mengklaim engsel tersebut mampu bertahan hingga 400.000 kali lipatan, setara dengan penggunaan lebih dari lima tahun. Selain itu, mekanisme baru memungkinkan bodi ponsel terlipat tanpa celah (gapless), sehingga ketebalan saat tertutup hanya 11,5 mm – lebih ramping dari Z Fold 7 yang setebal 12,1 mm. Saat dibuka, bentangan layar utama AMOLED 2X mencapai 8,0 inci dengan refresh rate adaptif 1–120 Hz dan tingkat kecerahan puncak 2.500 nit, menjadikannya salah satu panel dalam ruangan paling terang di kelasnya.
Yang tak kalah menarik adalah bagaimana Samsung menempatkan kamera under-display di layar utama. Sensor tersebut kini ditingkatkan resolusi ke 8 megapiksel, menyatu lebih mulus tanpa mengorbankan kerapatan piksel. “Kami memahami bahwa pengguna menginginkan layar yang benar-benar imersif, bukan hanya saat menonton film, tetapi juga saat bekerja di aplikasi produktivitas,” ujar Dr. TM Roh, President & Head of MX Business Samsung Electronics, dalam presentasi virtual.
Spesifikasi dan Fitur Unggulan
Dari sisi performa, Galaxy Z Fold 8 ditenagai oleh chipset terbaru Snapdragon 8 Gen 5 for Galaxy yang dipadukan dengan RAM 16 GB LPDDR5X dan penyimpanan internal UFS 4.1 mulai dari 512 GB hingga 1 TB. Kombinasi ini memungkinkan multitasking dengan tiga jendela aktif berjalan tanpa hambatan, termasuk fitur Taskbar yang kini dapat dikustomisasi seperti desktop PC.
Dukungan S Pen Fold Edition kini tersedia tidak hanya di layar utama, tetapi juga di layar cover — sebuah peningkatan signifikan yang menjadikan perangkat ini lebih responsif untuk catatan cepat. Samsung turut membenamkan baterai 4.800 mAh yang mendukung pengisian cepat kabel 65W, nirkabel 25W, dan reverse wireless charging 10W.
Untuk fotografi, Z Fold 8 membawa konfigurasi tiga kamera belakang: sensor utama 200 MP dengan teknologi piksel binning 16-in-1, lensa telefoto 10 MP dengan zoom optik 5x, dan lensa ultrawide 12 MP dengan sudut pandang 123 derajat. Samsung juga menyematkan algoritma pemrosesan gambar berbasis AI (Artificial Intelligence/kecerdasan buatan) yang mampu mengoptimalkan warna dan ketajaman secara real-time, bahkan dalam kondisi minim cahaya. Fitur FlexCam kini diperkaya dengan mode malam otomatis saat ponsel diletakkan dalam posisi setengah terbuka.
Integrasi Galaxy AI generasi baru juga menjadi andalan. Di antaranya adalah Live Translate yang kini mendukung 22 bahasa, Note Assist untuk peringkasan dokumen otomatis, dan Sketch to Image yang semakin akurat berkat model difusi terlatih di perangkat. Keamanan tetap dipegang oleh Knox Vault dengan perlindungan berbasis perangkat keras untuk data sensitif.
Harga dan Persaingan di Pasar Foldable
Samsung membanderol Galaxy Z Fold 8 mulai dari $1.899 untuk varian 512 GB tanpa memori tambahan, dan $2.019 untuk varian 1 TB. Angka ini menempatkannya lebih tinggi dari para pesaing langsung seperti Oppo Find N6 (≈$1.599) atau Google Pixel Fold 3 (≈$1.699), namun Samsung percaya diri dengan ekosistem One UI 7 yang matang, dukungan pembaruan OS hingga tujuh tahun, serta reputasi ketahanan yang telah teruji.
Para analis menilai langkah pelebaran form factor ini sebagai respons terhadap tren pasar foldable global yang tumbuh 43% pada kuartal pertama 2026, di mana konsumen semakin menginginkan perangkat yang nyaman digunakan dalam satu tangan saat terlipat. Ibarat seperti buku catatan yang perlu pas di telapak tangan, Galaxy Z Fold 8 kini hadir dengan cover yang leluasa tanpa harus mengorbankan bentangan tablet saat dibuka.
Perangkat ini akan tersedia dalam warna Phantom Black, Cream, dan Sage Green, dengan pemesanan awal dibuka mulai 14 Juli 2026 di pasar-pasar utama seperti Amerika Serikat, Korea Selatan, dan Eropa. Indonesia diperkirakan akan menyusul pada gelombang kedua bulan Agustus. Dengan inovasi radikal ini, Samsung sekali lagi menegaskan dominasinya di segmen foldable premium, sekaligus memberi sinyal bahwa era layar sempit telah benar-benar ditinggalkan.
Comments (0)