Enam Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara, Satu Tewas
Gemuruh benturan keras memecah kesunyian sore di ruas Tol Bintara arah Cakung, tepatnya di Kilometer 54.600 A. Kejadian nahas itu melibatkan enam kendaraan
Gemuruh benturan keras memecah kesunyian sore di ruas Tol Bintara arah Cakung, tepatnya di Kilometer 54.600 A. Kejadian nahas itu melibatkan enam kendaraan dalam sebuah tabrakan beruntun yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka. Petugas Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) yang tiba di lokasi segera memasang kerucut lalu lintas dan melakukan olah tempat kejadian perkara. “Kami langsung meminta bantuan derek dan ambulans untuk mengevakuasi korban serta kendaraan yang terlibat,” ujar AKP Dwi Hartono, Kasat PJR Polres Jakarta Timur, saat ditemui di lokasi.
Kronologi Tabrakan Beruntun
Berdasarkan keterangan sementara, kecelakaan bermula saat sebuah mobil minibus hitam yang melaju dari arah Bintara menuju Cakung tiba-tiba mengerem mendadak. Kendaraan di belakangnya, sebuah truk ringan, tidak mampu menghindar sehingga menabrak dari belakang. Tabrakan itu memicu reaksi berantai yang melibatkan empat kendaraan lainnya, termasuk sebuah SUV, dua sedan, dan satu angkutan kota.
“Saya mendengar suara benturan keras tiga kali berturut-turut. Begitu keluar, sudah ada mobil yang ringsek bertumpukan. Orang-orang berteriak minta tolong,”kisah Rudi, warga yang melintas saat kejadian. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi atau kondisi kendaraan yang tidak laik jalan.
Korban dan Penanganan Medis
Identitas korban meninggal dunia diketahui berinisial A, seorang pria berusia 33 tahun warga Jakarta Timur. Ia tewas di lokasi akibat luka parah di kepala dan dada. Dua korban luka lainnya, seorang perempuan berusia 27 tahun dan seorang pria 45 tahun, segera dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Cakung. Keduanya mengalami luka ringan dan sedang, serta masih dalam perawatan intensif. “Kami berterima kasih kepada tim medis yang cepat tanggap. Semoga korban luka segera pulih,” ujar perwakilan keluarga korban yang tidak ingin disebutkan namanya.
Dampak Lalu Lintas dan Evakuasi
Tabrakan beruntun ini menyebabkan kemacetan panjang di ruas Tol Bintara arah Cakung. Petugas PJR menerapkan sistem buka-tutup lajur secara bergantian selama proses evakuasi yang berlangsung sekitar satu jam. Dua unit derek dikerahkan untuk menarik kendaraan yang ringsek. Hingga pukul 18.30 WIB, arus lalu lintas sudah berangsur normal kembali. Polisi mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu menjaga jarak aman dan waspada terhadap kondisi lalu lintas di depan. “Kecelakaan beruntun sering terjadi karena pengemudi kurang antisipasi saat mendadak mengerem. Jaga jarak minimal tiga meter per 10 km/jam kecepatan,” imbau Kompol Andi Pratama, Kasatlantas Polres Jakarta Timur.
Peringatan Keselamatan Berkendara
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol. Data dari Kementerian Perhubungan mencatat bahwa 70% kecelakaan lalu lintas disebabkan oleh faktor manusia, termasuk kurangnya konsentrasi dan pelanggaran batas kecepatan. Para ahli menyarankan pengemudi untuk memeriksa rem dan ban sebelum perjalanan jauh, serta tidak memaksakan diri jika lelah. “Kecelakaan seperti ini sebenarnya bisa dicegah jika semua pengemudi patuh pada rambu dan menjaga jarak. Jangan tergesa-gesa,” ujar Dr. Indra Kusuma, pakar keselamatan transportasi dari Universitas Indonesia. [SOCIAL_TWEET]: Tabrakan beruntun 6 kendaraan di Tol Bintara tewaskan satu orang. Dua korban luka dirawat di RS. Polisi ingatkan jaga jarak aman. #kecelakaan #tolbintara[SOCIAL_TG]: 🚨 BREAKING: Tabrakan beruntun di Tol Bintara KM 54.600 A. 1 tewas, 2 luka. Evakuasi selesai, lalu lintas normal kembali. #kecelakaan #infotol
Comments (0)